by

Pemuda Wayame Terancam 2 Tahun Penjara

beritakotaambon.com – Jaksa penuntut umum Kejari Ambon, menuntut Steiven Kaloli alias Stevi, warga Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Tuntutan ini dibacakan jaksa penuntut umum dalam sidang di Pengadilan negeri Ambon, yang dipimpin ketua majelis hakim, Yanty Wattimury cs, sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya Dominggus Huliselan, pada Selasa (24/8).

Selain pidana badan, pria 35 tahun ini terancam dinyatakan bersalah karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika.

Baca juga: Pembunuh Warga Hative Akui Bersalah

“Menuntut, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinakan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” ungkap JPU dalam sidang yang berlangsung secara virtual tersebut.

JPU dalam berkas dakwannya menyebutkan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa terjadi pada Jumat 12 Maret 2021, tepatnya di jalan raya depan kantor desa Suli, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.

Awalnya, petugas Ditresnarkoba Polda Maluku mendapatkan informasi dari informan, kalau terdakwa sedang memiliki sabu. Kemudian terdakwa sementara mengendarai sepeda motor menuju luar kota. Selanjutnya, ketika petugas mengantongi ciri-ciri terdakwa, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap diri terdakwa di TKP.

Saat diinterogasi, petugas menemukan 29 paket sabu dari terdakwa, sementara satu paket lagi terdakwa sudah konsumsi.

Baca juga: Sempat Hilang di Laut, Roroa Ditemukan Selamat

Usai mendengarkan tuntutan jaksa, hakim menunda sidang hingga pekan depan untuk agenda pledoi penasehat hukum terdakwa. (SAD)

Comment