by

Penanganan Stunting Jadi Prioritas Batu Merah

Ambon, BKA- Pemerintah Desa (Pemdes) Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon mengangkat penanganan stunting dalam program desa di tahun ini. Hal ini sesuai instruksi pemerintah pusat, lewat anggaran yang telah dikucurkan kepada desa/negeri atau kelurahan di Kota Ambon.

Penjabat Desa Batu Merah, Idrus Buamona mengatakan, anggaran penanganan stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak (kerdil) baru ada di tahun ini. Sehingga pihaknya akan mengangkat masalah stunting dalam musrembang program 2021.

“Kami memang mengangkat masalah stunting dalam musrembang program 2021 yang akan dilakukan bulan ini. Anggaran untuk penanganan stunting memang baru di tahun ini,” sebut Buamona, kepada koran ini, Sabtu (24/4)

Diakuinya, pihaknya juga sudah bekerja sama dengan tiga puskesmas terkait data stunting warga Batu Merah. Namun hingga saat ini belum ada data pasti karena masih dilakukan pendataan di masyarakat.

“Kami sudah melakukan kordinasi dengan tiga puskesmas yaitu puskesmas Rijali, puskesmas Arbes dan sebagian di puskesmas Waihoka. Namun sampai saat ini belum ada data pasti penderita stunting karena masih dilakukan pendataan,” tambahnya.

Selanjutnya dijelaskan bahwa penanganan akan dilakukan setelah didapatkan data tetap penderita stunting. “Untuk tindakan penanganan nanti akan diputuskan pada musrembang setelah kita mendapatkan data pasti penderita stunting di desa Batu Merah,” jelasnya.

Selain penanganan stunting, lanjut Buamona, ada juga penanganan gizi buruk yang sudah lama menjadi program Desa Batu Merah. Tindakan yang dilakukan yaitu pemberian makanan tambahan bagi masyarakat yang sering ke posyandu.

“Sejauh ini kami sudah melakukan pemberian makanan tambahan bagi masyarakat yang dibawah garis merah atau yang biasanya melakukan pemeriksaan ke posyandu. Awalnya pemberian makanan tambahan dilakukan langsung di posyandu. Namun dengan adanya Covid-19, kami mengambil kebijakan pemberian makanan tambahan dalam kemasan yang dibagikan langsung ke rumah-rumah,” tutupnya. (BKA-1)

Comment