by

Pencabul Siswa SMP Divonis 8 Tahun

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon mengganjar perbuatan Corneles Angkotta alias Neles, dengan pidan penjara selama 8 tahun.

Neles (47) merupakan terdakwa kasus persetubuhan terhadap siswa SMP, pada 2020 lalu. Dia dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 81 ayat (2) UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Mengadili, mengatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Mengatakan terdakwa supaya dipenjara selama 8 tahun, dipotong masa tahananan. Serta denda Rp 60 juta, subsider dua bulan kurungan,” ungkap Ketua Majelis Hakim, Lutfi Cs, pada sidang yang dihadiri JPU Chaterina Lesbata, serta kuasa hukum terdakwa, Viktor Talla, Kamis (27/5).

Hal yang meringankan, terdakwa berlaku sopan di persidangan. Sedangkan yang memberatkan, perbuatan terdakwa merusak masa depan korban.

Putusan majelis hakim itu lebih ringan dibanding tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara 12 tahun.

Warga Latuhalat kompleks Waimahu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, diancam hukuman penjara selama 12 tahun atas perbuatan bejadnya yang menyetubuhi anak yang masih duduk dibangku SMP.

Dalam berkas tuntutan, jaksa menguraikan, perbuatan bejad yang dilakukan terdakwa pertama kali di tahun 2019. Perbuatan serupa kembali dilakukan di bulan Juni 2020, sebelum akhirnya diketahui pihak keluarga dan dilaporkan ke Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease. (SAD).

Comment