by

Pencairan Dana Bos Belum 100 Persen

beritakotaambon.com – Pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap I di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), belum 100 persen.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan MBD, Ferdinand Lewier, mengatakan, hal itu disebabkan lemahnya sumber daya manusia (SDM) dalam menyusun Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) penggunaan dana BOS.

Menurutnya, pihak sekolah hingga saat ini mengalami kesulitan dalam pembuatan LPJ dana BOS reguler, akibat minimnya tenaga admintrasi. Semuanya tertumpu pada kepala sekolah sebagai penanggung jawab.

“Mekanisme pencairan dan pertanggungjawaban dana BOS memiliki perubahan setiap tahun. Untuk tahun 2021, penyaluran dana BOS berpatokan pada Permendigbud Nomor 6 tahun 2021, dimana sistim pencairannya tidak lagi secara triwulan, melainkan tahapan. Untuk itu, dalam pencairan tahap I dana BOS reguler, harus disertai dengan LPJ dana BOS tahap II tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dijelaskannya, jika LPJ tahap II tahun sebelumnya belum dilaporkan, otomatis dana BOS tahap I pada tahun berjalan tidak dapat dicairkan.

Baca juga: BPBD MBD Lakukan Pengembangan Kapasitas TRC

“Dari 48 SMP yang ada di Kabupaten MBD, baru 39 sekolah yang telah memasukan LPJ tahap II tahun sebelumnya. Dan dari 92 SD baru 79 sekolah. Karena itu, total sekolah yang menerima dana BOS tahap I tahun 2021 belum mencapai 100 persen,” tungkap Ferdinand.

Saat ini, katanya, Disdikbud MBD telah membentuk tim verifikasi LPJ untuk tingkat SD maupun SMP. Namun tim itu hanya akan memvalidasi dan verifikasi LPJ, bukan tim pembuat LPJ.

“Jadi banyak kepala sekolah yang datang membawa susunan LPJ dana BOS ke dinas, dengan harapan untuk dibuat oleh tim yang ada. Padahal tim tersebut hanya memverikasi saja,” terangnya.

Unuk itu, Ferdinand berharap, pihak sekolah dapat menambah tenaga adimistrasi yang memahami teknik pembuatan LPJ. “Agar ketika dilaporkan ke dinas, tidak perlu dilakukan perbaikan yang signifikan. Sehingga pencairan dana BOS, dapat tersalurkan sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkas Ferdinad.(GEM)

Baca juga: Tetelepta: MBD Ditargetkan jadi Kabupaten Maju di Provinsi Maluku

Comment