by

Pencari Kerja di Ambon Tembus 5.000 Orang

beritakotaambon.com – Sesuai data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon, jumlah pencari kerja di Ibukota Provinsi Maluku saat ini telah mencapai 5.000 orang. Jumlah ini diketahui melalui pencetakan kartu pencari kerja pada Disnaker Kota Ambon, yang beralamat di Desa Passo, Kecamatan Baguala.

Kepala Disnaker Kota Ambon, Steiven Bernhard Patty mengaku, ribuan pencari kerja ini tercatat di tahun ini, yang terus mengalami peningkatan. “Jumlah pencari kerja sudah bertambah dari sebelumnya,” sebut Steven, kepada media ini via seluler, Senin (11/10).

Baca juga: 900 Peserta Ikut SKD CAT Kemenkumham Maluku

Dijelaskan, penambahan jumlah pencari kerja saat ini, lantaran beberapa waktu lalu ada pembukaan penerimaan karyawan di salah satu gerai modern yang sementara beroperasi di Kota Ambon. Dengan begitu, pihaknya harus melayani masyarakat yang ingin mencetak kartu pencari kerja hingga lewat jam kerja.

“Kemarin itu kita melayani sampai malam. Selain Indogrosir, warga Kota Ambon yang ingin melamar kerja di Weda, Maluku Utara, mereka juga datang ke kami untuk membuat kartu pencari kerja,” tutur Patty.

Ia berharap, para pencari kerja yang sudah dibuat kartu pencari kerja, jika sudah mendapatkan pekerjaan, maka harus sampaikan ke Disnaker Kota Ambon.

Baca juga:
MVBC Gandeng Hative Besar Gelar Lomba Voli

“Kami harap mereka yang sudah dibuat kartu pencari kerja, kalau sudah dapat perkerjaan lapor ke kami. Biar kita juga bisa mendata berapa dari jumlah pencari kerja yang sudah dapat pekerjaan,” imbuhnya.

Dirinya juga menghimbau, bagi pencari kerja yang sudah diterima, harus bekerja dengan profesional dan mengikuti aturan yang ada. Sehingga bisa berdampak baik pada pertumbuhan ekonomi di daerah tempat mereka bekerja.

“Dalam dunia pekerjaan, harus meningkatkan kompetensi produktivitas tenaga kerja. Dan mereka juga harus berprestasi. Kalau produktivitas mereka bagus, otomatis mereka ikut menyumbang pada pertumbuhan ekonomi di daerah,” tutupnya. (IAN)

Baca juga: Satpol PP Lakukan Pengawasan di Pasar Mardika

Comment