by

Pendampingan BDR Tetap Dilaksanakan

Ambon, BKA- Pendampingan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi siswa tetap dilaksanakan guru SD negeri 13 Ambon. Terutama dalam proses belajar mengajar yang dilakukan secara Luring.

Kepala SD 13 Ambon, Abdullah Waliulu, mengungkapkan, memang saat ini, para siswa sudah mulai jenuh dengan kondisi belajar mengajar saat ini. Tapi para guru tetap semangat dalam melakukan pendampingan belajar.

Pendampingan belajar tersebut, katanya, lebih dikhususkan bagi siswa yang belajar Luring. Mengingat, selama BDR, siswa hanya bermodal buku paket dan LKS untuk belajar di rumah. Berbeda dengan siswa belajar Daring, yang setiap hari bisa mengikuti materi pelajaran melalui apalikasi belajar online.

“Karena itu, guru tidak bisa berhenti melakukan pendampingan, khusus bagi mereka yang belajar Luring. Sebab hanya dengan pendampingan itu, kita bisa mengetahui perkembangan belajar anak selama di rumah. Paling tidak, memastikan kalau buku paket dan LKS yang dibagikan bisa dimanfaatkan. Jika kedapatan ada persoalan dalam belajar, baik materi pelajaran maupun lainnya, guru juga berperan untuk mencarikan jalan keluarnya bersama orangtua. Nah, saya kira itu alasannya, kenapa pendampingan belajar penting untuk terus dilakukan,” ungkap Waliulu.

Dengan adanya pendampingan itu, dirinya berharap, anak-anak didiknya tidak ketinggalan dalam menerima pelajaran maupun terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif BDR yang dapat merusak moralitas anak.

Memang, akuinya, meskipun guru terbatas dalam mendidik dan membina, namun diharapkan, tetap memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas maupun pertumbuhan karakter siswa.

“Itu semua membutuhakan kerjasama yang baik antara sekolah dengan orangtua, supaya benar-benar pendampingan belajar yang terus dilakukan ini, tetap membantu anak-anak dalam belajar di rumah,” tandas Waliulu.(LAM)

Comment