by

Pendampingan Belajar Tetap Dilakukan

Ambon, BKA- Selama kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih diberlakukan, maka guru SD Negeri 86 Ambon akan terus melakukan proses pendampingan belajar bagi siswa di rumah.

Hal itu dilakukan karena sekolah tersebut menerapkan proses pembelajaran Luring. Bukan Daring. Karena sebagian besar siswa SD tersebut tidak memiliki fasilitas.

Kepala SD Negeri 86 Ambon, B. Bernard, mengungkapkan, dibalik kekurangan yang dimiliki siswa itu, terdapat nilai plus. Sebab Luring yang diterapkan tersebut, bukan sekedar memberikan pendamnpingan belajar bagi siswa di rumah.

Tapi, terangnya, juga dipergunakan untuk memberikan motivasi kepada siswa agar giat belajar. Bahkan berbagai materi pelajaran yang sulit dipahami oleh siswa, dapat diterangkan langsung oleh guru. Demikian juga dewngan kendala belajar, dapat langsung dicarikan solusi.

“Mereka ini kan sudah terbiasa belajar dengan guru di sekolah. Jadi kalau tidak ada pendampingan, tentu mereka kesulitan dalam belajar. Artinya, meskipun BDR (Belajar Dari Rumah), kita pun harus upayakan untuk lakukan pendampingan belajar di rumah. Karena meskipun ada orangtua, kehadiran guru juga bisa memberikan semangat kepada mereka. Sehingga saya kira, pendampingan belajar tidak bisa dihentikan kalau PJJ masih diberlakukan,” ujar Berhnad, Kamis (26/11).

Menurut dia, pendampingan belajar yang dilakukan guru kepada siswa dilakukan setiap Sabtu. “Puji Tuhan, hingga saat ini pendampingan belajar terus berjalan setiap hari Sabtu. Siswa kan sudah diberikan buku LKS (Lembar Kerja Siswa) serta modul. Jadi ketika pendampingan, guru sudah bisa evaluasi sekaligus menjelaskan ulang materi, jika siswa belum paham. Bahkan kalau ada masalah yang berkaitan dengan PJJ, guru diharapkan bisa cari jalan keluar bersama orangtua. Itu kita lakukan terus sampai ada intruksi selanjutnya dari pemerintah,” terangnya.

Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan, termasuk pendampingan belajar, semuanya demi kebaikan siswa, agar mereka tidak ketinggalan dalam menerima pelajaran.

“Kita tidak inginkan, anak-anak merasakan dampak yang besar dari Covid-19 ini. Karena itu, diharapkan, bukan saja guru yang bisa berusaha, tapi orangtua juga serta siswa juga tetap semangat dalam belajar di tengah pandemi ini. Kita berdoa, agara tetap diberikan kesehatan, agar ketika semuanya sudah membaik, kita bisa kembali belajar di sekolah lagi,” harapnya. (LAM)

Comment