by

Penentuan Kelulusan Sesuai SE Mendikbud

Ambon, BKA- Ujian Nasional (UN) secara resmi sudah ditiadakan, sesuai Edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 1/2021.

Sehingga untuk menentukan kelulusan siswa, Mendikbud memberikan kewenangan kepada masing-masing Satuan Pendidikan (SP) untuk menilai, mengevaluasi, serta menentukan kelulusan.

Namun kewenangan SP itu harus sesuai dengan teknis penentuan kelulusan tahun 2021, yang telah termuat dalam SE Mendikbud Nadiem Makarim yang diterbitkan pada 1 Februari lalu.

Terdapat tiga hal penting yang harus dilakukan siswa kelas VI, sebelum sekolah menentukan kelulusan. Diantaranya, harus menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik, dan wajib mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh SP.

“Sebenarnya proses ini sama dengan UN. Hanya saja untuk proses di tahun ini tidak begitu formal. Artinya, sekolah diberikan kewengan untuk mengatur teknis melibatkan wali-wali kelas secara langsung. Jadi wali kelas yang punya tanggungjawab menentukan nilai hasil belajar anak selama sekolah, sesuai dengan petunjuk SE,” ungkap Kepala SD Negeri 13 Ambon, Abdullah Waliulu, Jumat (5/2).

Untuk proses ujian di masing-masing SP, lanjut Waliulu, juga disesuaikan dengan SE. Namun tetap saja sekolah yang bertanggungjawab untuk teknis pelaksanaan, hingga pada tahapan penilaian.

“Sesuai SE, nanti ujian dalam bentuk portofolio, yakni, berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap/perilaku dan prestasi siswa, penugasan, tes yang dilakukan secara Luring atau Daring atau juga bisa dalam proses ujian yang diatur oleh sekolah. Jadi untuk penentuan kelulusan tahun 2021, memang sekolah yang bertanggungjawab dengan berpatokan pada SE yang sudah diterbitkan. Itu proses untuk siswa kelas VI nanti. Berbeda dengan Asesmen Nasional (AN), yang peserta ujiannya adalah kelas V. Sekarang kan sementara ditunda, jadi nanti kita sesuaikan saja,” pungkasnya (LAM)

Comment