by

Pengabdi Polnam-Unidar Kolaborasi Bantu UKM Jus Pala

beritakotaambon.com – Tim pengabdi dari Politeknik Ambon kembali menggandeng tim pengabdi Universitas Darusallam (Unidar) Ambon, menggelar Pengabdian Masyarakat bersama.

Memanfaatkan bantuan pendanaan dari Kemendikbudristek, Pengabdian Masyarakat yang dilakukan kolaborasi tim pengabdi Polnam-Unidar, menuntaskan keluhan UKM Jus Pala di Desa Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Pengabdian Masyarakat yang dipimpin Dr. Dwi Hariyanti, bersama serta Jeffrie Yacobis Malakauseya, dan DR. Jaelani La Masidonda, berhasil menuntaskan keluhan pengemasan jus pala yang diproduksi UKM tersebut.

“Dimasa pandemi ini tidak menyurutkan tim pengbdi Politeknik Negeri Ambon terus melangkah, untuk dapat mengurai keluhan-keluhan UKM Jus Pala di Desa Morela. Salah satu keluhannya adalah terkait dengan pengemasan,” ungkap Dr. Dwi Hariyanti, Kamis (16/8).

Sesuai keluhan UKM Jus Pala Desa Morella, maka tahun ini, Dr. Dwi Hariyanti bersama kedua rekannya, membantu UKM tersebut dengan membuat mesin pengemasan otomatis jus pala.

Mesin pengemasan otomatis itu, terangnya, mampu membantu mulai dari pengisian jus pala pada botol hingga penutup botol. “Semua dilakukan secara otomatis,” katanya.

Selain itu, mesin pengemasan otomatis tersebut juga mampu melakukan pengisian jus pala kedalam botol dengan takaran yang tepat.

“Mesin pengemasan ini memiliki kelebihan yaitu takaran tepat dan proses pengukurannya cepat,” katanya.

Terpenting, tambahnya, mesin itu juga dapat memasang segel kemasan secara otomatis.

Menurut Dr. Dwi Hariyanti, sudah dua tahun berturut-turut tim yang dipimpinnya itu mampu menyabet dana Pengabdian Masyarakat dari kemendikbudristek.

“Saya berharap setiap tahun ada program seperti ini yang dilakukan. Bukan saja di UKM Jus Pala, tapi di kelompok UKM lainnya juga. Saya juga berharap, ada pendampingan dan pelatihan bagi kelompok UKM Jus Pala, agar kelompok ini semakin maju,” harapnya.

Pemberian bantuan ini disambut baik oleh para peserta kelompok UKM Jus Pala. Hal ini dapat dilihat dari sambutan hangat yang diberikan peserta, “Sekarang tangan-tangan kami tidak lecet lagi, untuk melakukan pengemasan hasil produksi jus pala ini,” tandas salah satu peserta. (BKA-1)

Comment