by

Penggunaan Dana BOS Tetap Sesuai Juknis

Ambon, BKA- Kepala SD Negeri 96 Ambon, J. Sialana, mengungkapkan, penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ditengah pandemi tetap sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis).

Hal itu dilakukan, untuk mencegah adanya penyalahgunaan anggaran selama proses PJJ. Sehingga penggunaan dana BOS pada semua Satuan Pendidikan (SP) tingkat PAUD, SD, dan SMP, katanya, selalu diingatkan untuk mengacu pada Juknis.

“Memang Juknis penggunaan dana BOS di waktu normal agak berbeda sedikit dengan sekarang. Tapi tetap sesuai dengan Juknis. Sebab sejak pandemi, kita lalu ikut pertemuan dengan Pemkot Ambon untuk membicarakan teknis penggunaan anggaran dana BOS di tengah pandemi ini. Jadi penggunaan anggaran selama semester ganjil tahun 2020 lalu, itu sesuai juknis. Tidak keluar dari Juknis itu,” ucap Sialana, Kamis (7/1).

Meskipun sekolah tidak dibuka untuk belajar tatap muka, namun aktivitas sekolah tetap berjalan seperti biasa. Karena guru-guru tetap berada di sekolah untuk menyusun materi pelajaran, bahkan untuk kepentingan kegiatan-kegiatan sekolah lainnya.

Dengan demikian, katanya, anggaran pun tetap terpakai habis, meskipun tidak belajar tatap muka

“Bukan berarti tidak belajar tatap muka, lalu ada tersisa anggaran. Anggaran terpakai habis. Karena aktivitas sekolah tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja belajar tidak tatap muka. Guru menyusun materi di sekolah dan itu semua butuh anggaran untuk Alat Tulis Kantor (ATK). Ada juga untuk pulsa bagi siswa dan guru, serta fasilitas dan perlatan kesehatan di sekolah. Semua itu berasal dari anggaran dana BOS. Jadi tidak ada tersisa. Dan itu semua ada di Juknis. Kan tidak mungkin item pembelajaan itu, tidak ada di juknis, tapi kita gunakan dana BOS. Pokoknya, sepanjang itu diatur, kita ikut. Tidak bisa keluar dari Juknis,” pungkas Sialana. (LAM)

Comment