by

Pengoperasian THM Harus Ijin Polresta

Meskipun telah diberikan rekomendasi dari Pemerintah Kota Ambon, namun Tempat Hiburan Malam (THM) seperti karaoke, harus mendapatkan ijin keramaian dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

Jika persyaratan itu terpenuhi, maka tempat usaha dimaksud akan beroperasi. Tetapi tidak terlepas dari pantauan tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Ambon.

“Harus ada ijin keramaian dari pihak Polisi, baru bisa buka. Itu persyaratan terkahir setelah diberikan rekomendasi dari Pemerintah Kota,” ungkap Jubir Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriansz, kepada wartawan, Kamis (27/5).

Dijelaskan, kurang lebih ada 14 tempat hiburan yang telah diberikan rekomendasi dari Pemerintah Kota Ambon. Diantaranya tempat karaoke malam, karoke anak, serta tempat bermain anak-anak.

“Mereka harus mengurus terkait operasionalnya, seperti ijin keramaian dari Polresta. Kalau tidak ada itu, berarti tidak bisa. Untuk itu, mereka harus bisa memenuhi persyaratan itu,” terangnya.
Dia mengaku, belasan tempat hiburan yang telah diberikan rekomendasi pemerintah kota, karena telah disetujui secara teknis. Seperti seluruh karyawan disuntik vaksin Covid-19.

“Semua yang mendapatkan rekomendasi Pemkot Ambon ini, telah ditinjau oleh Satgas Covid-19 terkait dengan syarat-syarat salah satunya seperti. Memastikan bahwa seluruh karyawan yang ada telah disuntik vaksin,” terangnya.

Sekedar tahu, 14 tempat hiburan yang mendapat rekomendasi yakni, karaoke keluarga Happy Puppy dan NAV, Karaoke Grand Palace, Nikita, Surya Pesona, Rajawali, Nakamichi, Sakura dua, Alvino.

“Bukan itu saja, tempat usaha Bar dan Club Neoneptons, dan X-Nine, Biliar dan Cafe Diva, wahana bermain anak milik PT. Funworld, di Maluku City Mall, serta di Ambon City Center,” rincinya. (IAN)

Comment