by

Pengusutan Kasus Korupsi Ditunda

Ambon, BKA- Kejaksaan Tinggi Maluku menunda pengusutan semua kasus korupsi di penghujung tahun 2020, untuk menghindari adanya persepsi negatif di tengah masyarakat.

Pengusatan kasus dugaan korupsi akan kembali dibuka pada Januari 2021, tahun depan.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Maluku, Samy Sapulette, mengatakan, sejumlah kasus korupsi yang masih ditahap penyelidikan, penyidikan, bahkan dipetuntutan, semuanya akan ditunda hingga Januari tahun 2021.

Hal ini, katanya, dilakukan demi menghindari persepsi publik yang tidak mendukung kinerja Kejati Maluku. “Misalnya saja, kalau kita mau panggil orang datang periksa, bisa jadi penilaian orang lain dari situ. Apalagi ini masih dalam suasana Natal dan juga menjelang penghujung tahun 2020,” terang Sapulette, kepada BeritaKota Ambon, Selasa (29/12).

Sejauh ini, ungkapnya, Kejati Maluku menangani beberapa perkara korupsi yang diperkirakan hampir rampung. Terutama kasus dugaan korupsi repo obligasi pada Bank Maluku.

“Ada beberapa kasus korupsi yang tinggal rampung saja. Tapi kita harus tunda sebentar, sampai tahun depan baru dilanjutkan,” jelasnya.

Dia mengaku, jika memang sudah masuk di tahun 2021, penyidik akan kembali mengusut kasus-kasus tersebut supaya bisa mendapat titik terang dan diketahui publik di Maluku.

“Pokonya nanti tunggu tahun depan, baru kita buka kembali. Tunggu saja, itu sudah pasti dilakukan penyidik,” jelasnya.

Disinggung soal agenda penetapan tersangka kasus dugaan korupsi PLTMG Namlea, jaksa dengan dua bunga melati itu mengatakan, kalau tim akan menggelar perkara kasus itu di awal tahun 2021 nanti. “Pokonya semua akan digelar pada awal tahun,” pungkas Sapulette.(SAD).

Comment