by

Penting Seragamkan Teknis PJJ

Ambon, BKA- Guna pemerataan mutu dan kualitas pendidikan di tengah pandemi Covid-19, maka dirasa penting untuk melakukan penyeragaman teknis Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada semua Satuan Pendidikan atau sekolah.

Kepala SD Negeri 40 Ambon, Abdullah Suamole, selama ini penerapan PJJ pada setiap sekolah berbeda-beda. Ada yang dilakukan secara Daring, tapi ada juga sekolah yang tidak bisa menerapkan hal itu karena terkendala fasilitas.

“Untuk itu, perlu ada keseragaman. Yang belajar Daring, pola belajarnya diseragamkan. Begitu juga dengan belajar Luring atau offline. penyeragaman itu dilakukan agar tidak terkesan, sekolah tidak berjalan sendiri-sendiri. Padahal kita masih menggunakan kurikulum yang sama. Memang kebutuhan kita berbeda-beda, tapi itu bisa disesuaikan oleh masing-masing sekolah. Yang penting ada teknis panduannya dulu. Mudah-mudahan pedoman pembelajaran dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon cepat diterapkan,” ujar Suamole, Jumat (18/9).

Sedangkan terkait pola pembelajaran, diakuinya, sulit diseragamkan karena berkaitan dengan kompetensi masing-masing guru, lewat materi pembelajaran yang disiapkan. Sehingga butuh penyesuaian sebelum diterapkan.

“Jadi pola belajar bisa diatur oleh dinas, tapi dikembalikan kepada masing-masing sekolah untuk melakukan penyesuaian sesuai dengan kebutuhan dulu. Tapi kalau teknis pembelajaran, harus diseragamkan. Teknis untuk belajar Daring maupun Luring harus ada panduannya. Karena teknisnya itu diperlukan oleh sekolah. Sehingga penting untuk diseragamkan,” ungkapnya.

Menurutnya, meskipun Kota Ambon masih berstatus zona merah, namun proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih tetap berjalan secara Daring dan Luring.

Untuk itu, dia meminta pihak Disdik Kota Ambon untuk secepatnya dapat menerbitkan pedoman pembelajaran, guna ada keseragaman dalam pelaksanaan PJJ.

“Itu penting. Karena itu, diharapkan dinas bisa secepatnya menurunkan pedoman pembelajaran kurikulum darurat. Karena suasana ini, anak-anak masih belajar secara Daring di rumah. Dengan demikian, secara teknis pelaksanaan di lapangan, harus sama. Dalam hal ini, teknis penyampaian materi kepada siswa itu sama,” tandasnya. (LAM)

Comment