by

Penuhi Syarat, WBP Jalani CB dan Asimilasi di Rumah

beritakotaambon.com,- Dinilai memenuhi syarat, 1 narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Ambon jalani Cuti Bersyarat (CB), Kamis (13/1). Sementara 6 WBP pada Lapas Kelas III Saumlaki juga dirumahkan untuk menjalani asimilasi.

“Pemberian hak Integrasi selalu kami utamakan. Yang terpenting narapidana telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, sebagaimana telah diatur undang-undang dan diberikan gratis tanpa dipungut biaya apapun,” tegas Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik, Meky Patty, lewat rilisnya yang diterima media ini.

Dikatakan, WBP tersebut diminta untuk tidak mengulangi perbuatan melanggar hokum usai mendapatkan program CB tersebut, dan kemudian diberikan Surat Keputusan CB.

Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, Saiful Sahri menyebutkan, CB merupakan hak para WBP. Namun pelaksanaannya harus selektif, tepat, terpenuhi syarat administratif maupun substantifnya, dan berpedoman sesuai ketentuan yang berlaku.

“CB telah melalui berbagai tahapan, baik validasi data berdasarkan berkas yang ada hingga pemeriksaan data pelanggaran tata tertib yang pernah dilakukan,” urainya.

Sebelum dipulangkan ke keluarga, WBP tersebut diantar ke kantor Bapas Ambon untuk dilakukan proses serah terima narapidana, sebagai pengawas dan pembimbing selama yang bersangkutan menjalani program CB.

Sementara itu,eEnam WBP Lapas Kelas III Saumlaki juga dirumahkan untuk menjalani Asimilasi. Mereka telah memenuhi syarat administratif dan substantif berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI nomor 43 tahun 2021.

Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi, David Philippus menjelaskan, ke enam WBP itu telah melewati proses Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan. Dan dinilai layak untuk diusulkan berdasarkan penilaian pada proses pembinaan serta saran dari Wali Pemasyarakatan.

“Pemberian Asimilasi di rumah ini merupakan pertama kalinya di tahun 2022 sejak aturan tersebut diberlakukan. Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemasyarakatan, serta mengatasi overcrowded hunian,” pungkasnya.

Di tempat berbeda, Kasubsi Pembinaan Lapas Kelas III Saumlaki, Melkianus Jempormasse, juga meminta enam WBP tersebut menaati protokol kesehatan dan membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Jangan mengulangi tindak pidana lagi dan fokus untuk keluarga. Semoga pembinaan yang telah didapat selama di Lapas dapat diterapkan di lingkungan masyarakat nantinya,” pesannya.

Selanjutnya, didampingi penjamin dan pihak keluarga, enam WBP tersebut diserahkan kepada pihak Balai Pemasyarakatan Saumlaki, yang akan melakukan pengawasan selama mereka menjalani asimilasi di rumah.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang terus memberikan pelayanan hak WBP tanpa biaya apapun,” puji Kepala Lapas Saumlaki, David Lekatompessy. (UPE)

Comment