by

Penyaluran Kuota Internet Tidak Merata

Ambon, BKA- Kepala SD B3 Urimesing, Elmira Silooy, mengatakan, penyaluran bantuan kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada siswa maupun guru, dilakukan tidak merata.

Sejak penyaluran bantuan kuota internet tahap I dilakukan pada September lalu hingga saat ini, masih banyak siswa dan guru yang tidak menerima bantuan tersebut.

Padahal operator sekolah sudah memasukkan semua data siswa dan guru yang meiliki smartphone ke Dapodik sekolah, agar dapat menerima bantuan tersebut.


“Memang ada yang terima, tapi tidak semua siswa dan guru. Padahal kita sudah daftarkan dari 2 bulan lalu. Sejak mulai diintruksikan untuk masukan data penerima bantuan kuota internet. Kalau mau dibilang persoalan data tidak valid, sedangkan operator itu dia sudah online data ke sana dan semua jawaban itu aktif. Itu berarti, semua sudah terdaftar. Tapi belum terjawab sudah sampai 2 bulan ini,” ungkap Silooy, Kamis (26/11)

Terkait hal itu, dia sendiri merasa sulit untuk menjelaskan kepada siswa dan orangtua. Sebab tidak ada alasan yang detail, kenapa tidak semua siswa mendapatkan bantuan tersebut.

Kalau pun disalurkan sekarang, dia menilai, tidak terlalu membantu. Karena tinggal sebulan masa berlaku pemakaian kuota internet ini berakhir.

“Orangtua yang anaknya belum dapat bantuan, selalu tanya, kapan penyaluran kuota internet. Saya hanya katakan, data sudah terdaftar, tapi belum ada jawaban. Kalau pun bisa kita daftar ulang, saya kira tidak perlu, karena bantuan ini sudah mau selesai. Mungkin ada penilaian sendiri terkait penyalurannya, jadi tidak semua dapat. Kalau demikian, saya berharap, kedepan, jangan memberikan harapan kalau semua siswa bisa dapat. Nyatanya, yang terima sebagian siswa saja,” tandas Silooy. (LAM)

Comment