by

Peringati HPSN Warga Laksanakan Bakti Lingkungan

Ambon, BKA- Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada 21 Februari 2021, Masyarakat Negeri Halong Batu-Batu khususnya kawasan RT 37/RW 12 melaksanakan kegiatan kerja bakti di lingkungan bersama seluruh perangkat RT beserta masyarakat sekitar. Jalan raya serta selokan menjadi target utama dalam pembersihan kali ini. Tema besar HPSN tahun 2021 ini adalah “Sampah bahan baku ekonomi di masa pandemi”.

“Sampah ini merupakan masalah utama bagi manusia saat ini. Apalagi di masa pandemi seperti ini. Di lingkungan khusus RT 37/RW 12 Negeri Halong Batu-Batu, kesadaran masyarakat terkait sampah ini sangat minim. Mereka selalu membuang sampah sembarangan padahal sudah ada tempat sampah yang kami taru di lorong-lorong jalan. Untuk itu mari kita sama-sama belajar cara mengelola sampah dengan baik menjadi kerajinan yang menghasilkan Uang, yang mempunyai nilai jual yang tinggi. Agar selain dapat mengurangi sampah dilingkungan, hal ini juga bisa mendatangkan uang bagi masyarakat,” kata Ketua RT37 Negeri Halong, Vecky Mathulesy.

Bukan hanya jalan raya dan selokan saja, sambungnya, melainkan seluruh lingkungan yang masuk dalam kawasan RT 37/ RW 12 akan dilakukan pembersihan secara keseluruhan.

“Kalau tidak dibersihkan semuanya berarti sama saja dengan kita tidak melakukan apa-apa. Justru di masa pandemi seperti ini, kebersihan seluruh lingkungan itu harus kita jaga. Bukan hanya pada jalan raya dan selokan saja yang harus di bersihkan. Jalan setapak, lapangan semuanya harus di bersihkan sampai tuntas agar tidak mendatangkan penyakit karena lingkungannya bersih,” terangnya.

Disisi lain Ketua kebersihan lingkungan Rt 37 Negeri Halong, Ebby Pattiapon menghimbau agar masyarakat bisa lebih memperhatikan kebersihan lingkungan untuk kesehatan bersama.

“Sampah inikan bisa di olah jadi kerajinan, daripada dibuang kejalanan buat kotor lingkungan, lebih baik di buat menjadi kerajinan. Selain dapat mengurangi sampah di lingkungan, ini juga bisa menjadi penunjang ekonomi,” pungkasnya (BKA-2)

Comment