by

Perlu Pembinaan Akhlak Siswa Cegah Dampak Negatif PJJ

Ambon, BKA- Selama proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilakukan, para guru tidak sekedar mendidik dan memberikan materi akademik saja, namun lebih dari itu. Guru terus diminta agar dapat menanamkan nilai-nilai positif kepada siswa, guna mencegah dampak negatif dari proses pembelajaran Daring atau online ini, “ujar Kepala SD Negeri 5 Ambon, Amir Suailo, Senin (14/9)

Pasalnya, kata Suailo, pasca PJJ, anak-anak didik dituntut untuk belajar Daring, sehingga setiap hari diharuskan menggunakan smartphone untuk proses belajar. Dengan proses tersebut, katanya, jika tidak ada kerjasama antara orangtua dengan para guru. Dalam hal ini memberikan pembinaan moral, maka proses belajar yang dilakukan ditengah pandemi ini bisa saja dapat membawah dampak negatif bagi siswa

“Kalau sekedar materi pelajaran, mungkin semua bisa saja tahu karena tertulis dalam buku pelajaran. Tapi bagaimana dengan nilai moralnya? Karna itu dalam setiap proses belajar, baik melalui zoom maupun classroom, dimintakan guru selama memberikan pembelajaran, harus di sertai dengan pemberian pembinaan tentang akhlak dan moral. Khususnya dalam penggunaan Hp, mereka tidak terpengaruh pada hal-hal tertentu. Bahwa dalam penggunaan HP juga ada batas. Itu yang kita lakukan setiap hari, disamping memberikan materi pelajaran kepada mereka. Terkait belajar Daring ini kan, mereka didampingi oleh orangtua. Untuk itu, diharapkan orangtua juga menunjang agar tidak terjadi hal-hal negatif. Jadi harus saling kerja sama untuk terhindar dari dampak negatif PJJ ini,”paparnya

Akhir-akhir ini, menurutnya, banyak terjadi persoalan terkait prostitusi online yang turut melibatkan anak dibawah umur. Sehingga, katanya, pembinaan akhlak sangat penting untuk terus dilakukan guna terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan itu

“Memang tentang prosistusi online yang melibatkan siswa usia di bawah umur, yang di takutkan itu adalah bagi SD, tapi mungkin pada kelas 5 dan 6. Itu yang kita takutkan. Seperti yang terjadi di berbagai daerah. Namun, Saya berharap, dengan kita maksimalkan pembinaan akhlak dan moral, anak-anak kita ini bisa terdidik supaya tidak terjerumus ke hal-hal seperti begitu. Itu yang kita harapkan. Sehingga kerja sama antara guru dan orang tua terus kita bangun demi anak-anak ini,”pinta Suailo

Menurutnya, dengan situasi pandemi yang tidak tahu kepada berakhir ini. Ia tidak dapat memastikan kapan proses belajar mengajar kembali dilakukan di sekolah. Untuk itu, pihaknya terus berupaya untuk membenahi teknis pelaksanaan belajar Daring di sekolah yang Ia pimpin itu. Guna memudahkan anak-anak didiknya selama proses PJJ

“Dengan keterbatasan yang ada, kita terus berupaya untuk membantu siswa. Paling tidak, kita memastikan mereka tetap belajar setiap hari. Kita kan belum tahu kapan bisa belajar disekolah lagi. Sehingga saya terus pantau guru-guru selama proses belajar. Intinya, kita inginkan, anak-anak tetap sehat, dan tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak kita inginkan lewat belajar Daring ini. Sambil berharap, kita cepat melakukan proses belajar disekolah.”harapnya. (LAM)

 

Comment