by

Perlu Perda Pembentukan Lembaga Adat

Ambon, BKA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Tanimbar dirasa perlu membuat Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup), tentang pembentukan lembaga adat.

Ketua Masyarakata Adat Nusantara KKT, Stanly Wahilaitwan, mengungkapkan, keberadaan perda tersebut dirasa sangat penting, sebagai pondasi pembentukan lembaga adat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).


Apalagi saat ini, ungkap Wahilaitwan, pembentukan lembaga adat tengah digencarkan di kabupaten itu. Mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten. Terutama di Kecamatan Tanimbar Utara (Tanut).

Menurutnya, pembentukan lembaga adat yang disandarkan pada UU Nomor 6 tahun 2014, dinilai sebagai suatu kekeliruan. Sebab bukan suatu keharusan.

“Kami merasa pembentukan lembaga adat yang sementara gencar dilakukan oleh Camat Tanimbar Utara (Tanut) Dani Sabono, sangat meresahkan masyarakat, teristimewa para tua-tua adat. Karena Mereke sama sekali tidak paham dengan regulasi atau amanat undang-undang yang disampaiakn pihak kecamatan,” terang Wahilaitwan, ketika dihubungi BeritaKota Ambon, belum lama ini.

Selain itu, terangnya, UU Nomor 6 tahun 2014 poin 95, tidak menjabarkan secara spesifik kriteria untuk pembentukan lembaga adat. Namun yang dijelaskan, jika dipandang perlu, maka pemdes dan masyarakat membentuk lembaga adat berdasarkan keaslian desa.

“Pembentukan lembaga adat itu harus memperhatikan keaslian desa, berdasarkan turun temurun, seperti soa-soa. Mengingat lembaga adat yang ada di desa adalah mitra pemdes, ditakutkan akan hilang keaslian adat itu sendiri,” paparnya.

Untuk itu, katanya, pembentukan lembaga adat yang dilakukan oleh camat sebagai perpanjangan tangan dari bupati, dinilai kurang rasional.

Jangan sampai lembaga adat yang dibentuk saat ini, ujarnya, justru akan menghancurkan tatanan adat yang telah ada sejak dulu. “Saya berharap, jangan menciptakan sekat-sekat di desa akibat pembentukan lembaga adat. Karena keaslian adat di desa, mesti dijaga dan tetap dilestarikan” harapnya. (BTA)

Comment