by

Perlu Solusi Atasi Kejenuhan Siswa

Ambon, BKA- Kepala SD Inpres 22 Ambon, Ch Attamimi, mengatakan, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan saat ini perlu solusi, khususnya untuk mengatasi kejenuhan siswa.

Jika masalah ini tidak diperhatikan, katanya, akan berdampak negatif bagi perkembangan belajar anak.

Selain solusi dari pihak sekolah, kata Attamimi, pihak dinas juga diharapkan dapat mencarikan jalan keluar, untuk membantu sekolah mengatasi kendala PJJ saat ini.

“Artinya, bukan saja dari sekolah sebagai penyelenggara Satuan Pendidikan (SP), tapi juga dari pemerintah sebagai pengambil kebijakan, guna sama-sama mendukung PJJ berjalan efektif di tengah Covid-19 ini. Karena kalau hanya sekolah yang siap, akan sulit. Kita butuh dukungan dari pemerintah, karena situasi ini sangat berbeda. Sehingga harus ada kerja sama,” ungkap Attamimi, Selasa (1/12).

Sebagai pimpinan sekolah, katanya, pasti akan tetap berupaya agar PJJ tetap berjalan dengan baik. Namun jika tidak ada kebijakan dari dinas, akan sangat berpengaru.

Untuk itu, dia berharap, ada solusi dari pemerintah, khususnya Disdik Kota Ambon, dalam rangka menjawab persoalan kejenuhan siswa sekarang ini.

“Upaya terus kita lakukan, dan tentu berawal dari hasil evaluasi PJJ yang dilakukan selama ini. Namun yang terpenting itu, bagaimana mengatasi kejenuhan siswa. Kan tidak mungkin hanya berharap kepada sekolah juga orangtua. Memang dalam kondisi apapun, kita akan tetap berupaya agar anak-anak belajar. Tapi kalau mereka jenuh, juga sama saja. Apalagi dengan PJJ yang masih tetap jalan ini, tidak ada cara lain, selain mencarikan solusi yang tepat agar mereka tidak bosan, walau tetap belajar dari rumah. Dan itu butuh kerjasama,” tandas Atamimi. (LAM)

Comment