by

Personil Pengamanan Arus Mudik Mulai Disiagakan

Ambon, BKA- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon mulai menyiagakan personil pengamanan pelabuhan, untuk mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020.

Sedikitnya terdapat 80 personil yang telah disiapkan dari 17 instansi terkait, diantaranya, KPPP, Kesehatan pelabuhan, Bea Cukai, Pelni, Pelindo, TNI AL, TNI AD, dan sebagainya, untuk bersiaga di pelabuhan Yos Sudarso, Pelabuhan Slamet Riyadi dan Dermaga Fery Galala.

Selain menyiagakan personil, pengamanan Nataru itu juga melibatkan ketersedian armada angkutan laut. Dalam hal ini, PT Pelni Cabang Ambon telah mempersiapkan sembilan kapal tipe 1000 dan 2000, ditambah lima kapal perintis.

Persiapan personil itu berlangsung dalam apel siaga terpadu angkutan laut Nataru tahun 2020/2021, yang dipimpin Kepala KSOP Kelas I Ambon, J. Pirie, di pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Kamis (17/12).

Pirie mengatakan, meskipun dalam masa pandemi Covid-19, pihak tetap melaksanakan tugas untuk pengamanan arus mudik Nataru yang diperkirakan puncaknya pada H-3, dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan.

“Jadi ada 17 instansi terkait dengan jumlah masing-masing diwakili lima orang. Tapi untuk kegiatan posko sendiri, ada juga yang mobile dan ada yang ditempat, seperti yang ada di pelabuhan,” ujarnya.

Sementara kesiapan dilapangan, kata Pirie, kalau periapannya sudah siap dan sudah bisa dimulai hari ini, Jumat (18/12), sekitar pukul 00.00 WIT.

Pihak KSOP sesuai arahan Dirjen Perhubungan Laut, juga akan mempersiapkan kapal cadangan jika terjadi lonjakan penumpang.

“Sesuai arahan Dirjen Hub, kita harus mempersiapkan armada kapal negara kita, untuk sewaktu-waktu dibutuhkan apabila penumpangnya membludak,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala PT Pelni Cabang Ambon, Samto, menuturkan, dalam menghadapi Nataru, pihaknya telah mempersiapkan sembilan kapal putih dan lima kapal perintis. Rencana akan ditambah dua unit kapal lagi.

“Kita kapal putih tipe 2000 ada lima unit, karena ada tambah satu unit per tanggal 25 itu nanti ke arah Barat, tipe 1000 ada dua dan tipe 500 juga ada dua. Terus yang perintis tetap yang masih ada disini itu ada lima. Dan ada tambah dua nantinya,” jelas Samto.

Khusus kapal Pelni, lanjut Samto, sudah sesuai standar protokoler kesehatan, melalui penyemprotan disinfektan, termasuk ABK yang juga mengantongi hasil Rapit tes.

“Kalau di atas kapal, kita sudah siapkan alat-alat protokol kesehatan,” cetusnya.(RHM)

Comment