by

Petugas Pemasyarakatan Diajarkan Penggunaan Senpi

Sebanyak 40 petugas Pemasyarakatan lingkup Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Maluku, diajarkan cara penggunaan serta perawatan senjata api (senpi) oleh Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Maluku, Rabu (14/7).

Bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, giat tersebut merupakan inisiatif Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Maluku. Sebagai pembinaan satuan tugas keamanan dan ketertiban bagi petugas Pemasyarakatan di Maluku.

Umumnya, di Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) punya beberapa jenis senpi. Dimana petugas wajib tahu cara penggunaan dan perawatannya. Petugas Pemasyarakatan harus sering dilatih cara penggunaan dan perawatan senpi, agar terbiasa ketika akan diaplikasi dalam pelaksanaan tugas,” ucap Plt Kepala Divpas Maluku, Saiful Sahri, lewat rilisnya kepada Koran ini, Rabu (14/7).

Hal senada ditegaskan Koordinator Instruktur Brimob Polda Maluku, Ipda. J. Wasia. Menurutnya, para petugas Pemasyarakatan harus paham cara penggunaan dan perawatan senpi dalam bertugas.

“Petugas Lapas dan Rutan wajib tahu cara menggunakan dan merawat senpi. Apalagi ancaman dapat terjadi kapan saja,” tegas Wasia.

Ia berharap, pelatihan bagi petugas di lingkungan Kanwil Kemenkumham Maluku ini, dapat menjadi bekal bagi petugas dalam melaksanakan tugas.

Sekedar tahu, seluruh petugas dalam giat tersebut diperkenalkan cara penggunaan dan perawatan beberapa jenis senpi. Yakni pistol P3A kaliber 7,65 x 17 mm, Bernadelli kaliber 7,65 x 17 mm, Flash Ball, dan senapan laras panjang produksi Pindad. Antusiasme tinggi ditunjukan seluruh petugas dalam kegiatan siang itu.

“Akhirnya kami bisa berlatih menggunakan senpi. Semoga ke depannya kegiatan seperti ini diadakan lagi, harap Endri, salah satu peserta kegiatan. (UPE)

Comment