by

Pilkada MBD, Petahana Unggul 54,9 Persen

Survei KCI-LSI Network

Ambon, BKA- Hasil temuan dan Analisis Survei KCI-Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network terhadap peluang dan kekuatan kandidat menjelang akhir Pilkada Maluku Barat Daya (MBD), menemukan, pasangan Calon Petahana, Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily, menduduki puncak klasemen, dengan elektabilitas 54.9 persen. Kemudian diikuti pasangan Nikolas Johan Kilikily-Desianus Orno dengan elektabilitas 12 persen. Sedangkan Jhon Nimrot Leunupun–Dolfina Markus dengan elektabilitas 7,4 persen.


Peneliti LSI, Denny JA, Ikrama Maslomam, mengungkapkan, hasil survei itu diperoleh dengan cara tatap muka, yang dilakukan sejak 2 hingga 21 Oktober 2020, menggunakan 400 responden yang tersebar di seluruh kecamatan, dengan Margin of Error (MoE) survei ini sebesar kurang lebih 5 persen.

Selain survei, LSI juga menggunakan riset kualitatif, untuk memperkuat temuan dan analisis. LSI juga memetakan masing-masing kekuatan pasangan calon melalui lima potret sekmen pemilih, yakni, emak-emak, agama, pemilih milenial, segmen pendataan, serta etnis.

Untuk segmen emak-emak, yakni, perempuan atau ibu rumah tangga sebesar 53,7 persen, mayoritas memilih pasangan calon petahana Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily sebesar 53,7 persen. 8 persen memilih Jhon Nimrot Leunupun –Dolfina Markus, sedangkan 10,3 persen memilih Nikolas Jhon Kilikily –Desianus Orno.

Sementara untuk segmen pemilih agama protestan yang merupakan pemilih terbesar, dengan baseline 98,3 persen, Benyamin Thomas Noach –Agustinus L Kilikily unggul dengan perolehan 54,7 persen dukungan, 11,6 persen memilih Nikolas Jhon Kilikily –Desianus Orno, dan Jhon Nimrot Leunupun-Dolfina Markus memperoleh dukungan 7,6 persen dukungan. Sedangkan 26,1 persen pemilih mengambang.

“Untuk segmen pemilih milenial, pasangan calon petahana dengan Nomor Urut 2 pun unggul dibanding dua kandidat lain, yakni, Benyamin Thomas Noach-Agustinus L. Kilikily unggul 51,6 persen. Kedua, dukungan 13,6 persen mendukung Nikolas Johan Kilikily-Desianus Orno. Ketiga, Jhon Nimrot Leunupun-Dolfina Markus mendapat dukungan 9.9 persen pemilih,” jelas Denny, di Hotel Pacific Jln, Cendrawasih No.8 Ambon, Senin (30/11).

Kemudian segmen pendataan untuk masyarakat kecil hingga menengah, Benyamin Thomas Noch- Agustinus Johan Kilikily mendapat dukungan 55,7 persen dari pemilih berpendapatan dibawah Rp 500 ribu, kemudian mendapat dukungan 48,8 persen dari masyarakat berpendapatan di bawah Rp 500 hingga Rp 999 ribu, serta 59 persen dukungan dari masyarakat berpendapatan diatas Rp 1 juta.

“Sementara di segmen pemilih etnis, calon petahana Benyamin Thomas Noach-Agustinus L. Kilikily unggul di tiga etnis. Untuk etnis Kisar, Benyamin Thomas Noach-Agustinus L. Kilikily unggul 78,3 persen, etnis Babar juga unggul 50 persen, dan etnis Wetar unggul 61,9 persen. Sedangkan para penantang memperoleh dukungan sangat kecil, hanya masing-masing 1,7 persen dukungan untuk pasangan Nikolas Kilikily-Desianus Orno dan Jhon-Dolfina,” rinci Denny.

Ada tiga alasan, mengapa petahana bisa unggul dan berpotensi menang pada pemilihan yang digelar 9 Desember mendatang. Pertama, tingkat popularitas atau pengenalan, kesukaan tertinggi Benyamin Noach dikenal oleh 95,1 persen, dan disukai oleh sebesar 87,7 persen. Kedua, Desianus Orno sebesar 81,7 persen dengan tingkat kesukaan 64,7 persen. Ketiga, Agustinus L. Kilikily dikenal sebesar Rp 80,3 persen, dengan tingkat kesukaan sebesar 83,3 persen. Untuk posisi ke empat, Nikolas Johan Kilikily dikenal sebesar 77,1 persen, dengan tingkat kesukaan sebesar 67 persen. Dan pasangan Jhon-Dolfina tingkat pengenalan terkecil, dimana Jhon Leunupun sebesar 75,7 persen, dengan tingkat kesukaan 66,8 persen. Sedangkan Wakilnya Dolfina dikenal sebesar 70,9 persen.

Alasan kedua, lanjut Denny, petahana unggul di semua aspek personaliti. Diatas 70 persen publik MBD menilai, petahana sosok yang pintar, berwibawa, mampu mengambil keputusan. Serta diatas 60 persen, menilai petahana sosok yang perhatian pada rakyat, serta menyenangkan dan taat beragama.

“Sementara alasan ketiga, mengapa dukungan petahana begitu perkasa, yaitu, approval rating tingkat kepuasan petahana diatas 75 persen, dimana mereka yang puas dengan kinerja Benyamin Thomas Noach sebagai petahana sebesar 77,2 persen, sedangkan yang menyatakan kurang puas hanya sebesar 15,4 persen,” pungkasnya.(SAD).

Comment