by

Pintu Masuk Ambon Diperketat

Ambon, BKA- Kendati para pelaku usaha telah diberikan kelonggaran untuk kembali beroperasi selama PSBB transisi, namun pintu masuk kota Ambon akan tetap diperketat oleh Pemerintah Kota Ambon. Ini untuk memastikan orang yang masuk Ambon tidak membawa virus Corona.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengaku, selama PSBB transisi pihaknya akan tetap memperketat pengawasan pada pintu-pintu masuk Kota Ambon. Yakni bukan hanya untuk chek poin semata selama penerapan PSBB transisi, tetapi juga berlaku untuk bandara maupun pelabuhan yang ada.

Dikarenakan bandara dan pelabuhan merupakan pintu yang menghubungkan masyarakat dari luar masuk ke Kota Ambon. Untuk itu, harus diperketat untuk mencegah adanya pembawa virus yang masuk ke kota bertajuk Manise ini.

Dan untuk pengawasan, pihaknya telah mengatur jadwal yang nantinya dapat digunakan Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon dalam melakukan tugas pengawasan.

“Pengawasan akan diperketat, saya sudah atur skedulnya. Itu satu hari berapa turun, termasuk juga untuk bandara dan pelabuhan,” tandas Louhenapessy, kepada wartawan usai sosialisasi penggunaan masker di kawasan pasar Mardika, Senin (20/7).

Dengan begitu, Pemerintah Kota Ambon dalam upaya memperketat pengawasan yang ada telah melakukan rapat koordinasi bersama dengan TNI Polri maupun KKP.

Hal tersebut dilakukan untuk adanya kesinambungan antara Pemerintah Kota dan stakeholder lainnya dalam mengambil kebijakan terkait masuk keluar masyarakat yang menggunakan bandara maupun pelabuhan.

“Ini lagi rapat koordinasi Dinas Perhubungan itu dengan KKP, Polisi, TNI untuk kebijakan masuk keluar di bandara dan pelabuhan,” tukasnya.

Walikota dua periode ini berharap, rapat koordinasi dapat dilaksanakan dengan baik sehingga kebijakan yang tepat dapat diambil dalam usaha memaksimalkan pengawasan yang ada pada pintu masuk seperti bandara maupun pelabuhan, serta pada jalur darat untuk perbatasan kota Ambon dan Maluku Tengah.

Mengingat saat ini Kota Ambon sudah masuk ke dalam zona orange dan sedang berupaya untuk terus menurunkan kasus positif. Agar zona orange dapat diturunkan menjadi zona kuning untuk penyebaran covid-19 secara nasional. (DHT).

Comment