by

PJJ Batasi Pendidikan Karakter Anak

Ambon, BKA- Kepala SD Negeri 86 Ambon, B. Berhnad, mengatakan, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sudah berjalan kurang lebih 10 bulan, dinilai sangat membatasi ruang gerak guru dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, khususnya dalam upaya mendidik karakter siswa.

Untuk itu dia berharap, di 2021 mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengijinkan satuan pendidikan (SP) untuk melakukan belajar tatap muka, agar siswa tidak tertinggal dari segi ilmu pengetahuan maupun karakter.

“Memang kita semua tahu, Kota Ambon masih dalam zona orange. Dengan demikian, untuk belajar tatap muka, masih harus butuh banyak pertimbangan. Tapi, saya kira kalau kita semua sepakat untuk bertanggungjawab terhadap apa yang kita lakukan, bisa saja kita lakukan belajar tatap muka di tahun 2021,” ucap Berhnad, Minggu (27/12).

Menurutnya, berdasakan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), belajar tatap muka memang menjadi kewenangan pemerintah daerah (pemda), yang harus disesuaikan dengan situasi dan perkembangan Covid-19.

Namun katanya, demi kebutuhan belajar anak, pemda bisa saja melakukan belajar tatap muka. “Kan sesuai apa yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon. Bahwa kalau nanti belajar tatap muka dilakukan dalam zona orange, perlu persetujuan semua pihak. Dalam hal ini kan pemkot, orangtua, komite, Disdik dan juga terakhir adalah kesiapan sekolah itu sendiri. Nah, kalau pemkot dan sekolah sepakat belajar tatap muka, tinggal kita lakukan pertemuan dengan orangtua dan komite, untuk minta dukungan. Dan kalau diminta persetujuan, pasti ada yang setuju dan tidak setuju, tapi paling tidak kita duduk bersama dan bicarakan hal ini dulu. Kan bisa saja kita tetap Daring, dengan syarat, ada juga ruang untuk tatap muka di tahun depan. Itu yang diharapkan. Sebab kalau PJJ terus juga, saya khawatirkan, anak-anak semakin sulit dalam belajar, dan lebih lagi karakter mereka semakin sulit dibentuk. Jadi kita minta, agar ada kejelasan soal pola belajar kita di tahun depan ini, biar kita juga bisa siap,” pinta Berhnad.

Soal kesiapan peralatan kesehatan, dia memastikan, sekolah akan siapkan. Tinggal bagaimana langkah Pemkot Ambon untuk mengambil keputusan soal pola belajar di tahun 2021 mendatang.

“Soal teknis, itu yang kita harus bicarkan dengan orangtua dan komite, kalau sudah ijinkan belajar tatap muka. Yang pasti, peralatan sudah siap di sekolah. Tinggal tunggu perintah saja. Tapi kita berharap, selain Daring, ada juga tatap muka,” harapnya. (LAM)

Comment