by

PJJ Butuh Banyak Kebijakan

Ambon, BKA- Kepala SD Negeri 2 Suli, Henny Leiwakabessy, mengatakan, saat ini diperlukan banyak kebijakan, guna memudahkan guru, siswa dan orangtua, menjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Sejak PJJ dilakukan hingga saat ini, ungkap Leiwakabesay, anak-anak didiknya mengalami kesulitan dalam proses belajar, lantaran tidak memiliki fasilitas pendukung, seperti, Hp android, pulsa atau pulsa data. Sehingga proses PJJ disesuaikan dengan kemampuan setiap siswa.

“Karena tidak mungkin kita paksakan mereka untuk beli HP dan pulsa internet setiap hari. Bersyukur orang tua yang mampu. Kalau yang tidak mampu, ya harus kita sesuaikan saja. Tidak bisa kita paksakan, karena memang Covid-19 ini sangat berpengaruh, sehingga perlu penyesuaian saja sesuai keadaan siswa,” ungkap Leiwakabessy, Jumat (4/9).

Tapi dengan adanya kebijakan pemerintah yang akan membantu siswa dari sisi kuota internet gratis, dirasakan sangat positif. Namun sayang, tidak semua siswa dapat menikmati bantuan itu. Misalnya saja, tidak semua siswa di sekolah yang dia pimpin memiliki Hp android.

“Itu sebabnya, perlu juga ada kebijakan lain bagi anak-anak yang tidak memiliki Hp android ini. Memang menurut Pak Mendikbud, dana BOS bisa digunakan untuk fasilitasi mereka, tapi itu perlu juga disesuaikan dengan anggaran sekolah. Sebab biaya yang dibutuhkan sangat besar, apalagi dengan jumlah siswa yang banyak. Tidak mungkin kita paksakan untuk bantu siswa, lalu pada akhirnya sekolah yang sulit karena tidak bisa penuhi kebutuhan yang lain,” ulasnya.

Meskipun demikian, Leiwakabessy akan terus berupaya supaya anak-anak didiknya bisa tetap mengikuti pembelajaran ditengah pandemi ini. Sebab menurutnya, jika anak-anak tidak belajar, maka akan sangat berpengaruh bagi kualitas mereka di masa mendatang.

“Demi masa depan anak-anak, maka mau tidak mau, kita harus mengambil kebijakan supaya mereka bisa tetap belajar. Disamping kebijakan dari sekolah, kita juga berharap terus ada kebijakan pemerintah bagi anak-anak ini, agar mereka tetap belajar, meskipun Covid-19 terus mewabah,” tandasnya. (LAM)

 

Comment