by

Pjs Bupati Diminta Selesaikan Persoalan Negeri Kian

Ambon, BKA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seram Bagian Timur (SBT), meminta Penjabat Sementara (Pjs) Bupati SBT, Hadi Sulaiman, untuk mengambil langkah cepat menyelesaikan persoalan Kepala Pemerintah Negeri Kian, Kecamatan Kiandarat.

Hal itu penting untuk dilakukan, karena saat ini, masyarakat sudah tidak menginginkan Abdul Razak Weaul Artafela menjadi pemimpin di negeri tersebut.

Anggota DPRD SBT, Abdul Aziz Keliandan, menjelaskan, protes atas Pemerintahan Negeri Kian yang dipimpin Abdul Razak Weaul Artafela ini, sudah dilakukan berulang kali oleh masyarakat. Mulai dari aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati SBT, hingga di Kantor DPRD SBT, yang dilakukan Solidaritas Mahasiswa Peduli Negeri Kian (Simpank).

Perjuangan atas masalah di Negeri Kian itu, katanya, juga sempat dilakukan Abdul Aziz Keliandan di ruang paripurna DPRD SBT. Namun sampai saat ini, belum mendapatkan titik terang dari Pemerintah Daerah (Pemda) SBT.

“Permasalahan ini jangan dibiarkan. Pjs Bupati, Kepala Dinas Pemdes dan Kabag Tata Pemerintahan, segara selesaikan,” ucap Keliandan, Selasa (1/12).

Lanjutnya, data terkait permasalahan di Negeri Kian, sudah dia sampaikan kepada Pjs Bupati. “Saya sudah serahkan semua datanya ke Pjs Bupati, Kepala Inspektorat Daerah dan Kabag Hukum Setda SBT, beberapa waktu lalu di Pandopo. Tapi sayang, sampai saat ini belum ada kepastian jelas,” kata Keliandan.

Selaku wakil rakyat, dirinya meminta, sebelum Pilkada 9 Desember, persoalan Negeri Kian sudah harus diselesaikan. Sebab selaku anak daerah Negeri Kian, dia khawatir, akan ada hal yang dilakukan masyarakat. “Beta khawatir, jika meraka melakukan penolakan terhadap Pilkada. Kan pernyataan mereka seperti itu,” kata Keliandan.

Untuk itu, katanya, demi menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat Negeri Kian jelang Pilkada ini, Pjs Bupati dan unsur terkait harus secepatnya memberi kepastian kepada masyarakat. “Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita semua inginkan,” pungkasnya. (BKA-2)

Comment