by

Plt Dikbudpora SBT Evaluasi Kinerja Guru Sertifikasi

Ambon, BKA- Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Sidik Rumalowak menggelar kegiatan evaluasi dan meninjau langsung terhadap kemampuan dan kualitas manajemen pengelolaan kelas setiap Guru Sertifikasi dan Guru Profesi.

Kegiatan evaluasi kinerja guru sertifikasi dan profesi ini, berlangsung di Ruang Lobi, Kantor Dikbudpora SBT, Sabtu (17/10) kemarin.

Selain memberikan apa yang menjadi hak-hak setiap guru sertifikasi di 15 Kecamatan pada lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) SBT tersebut. Plt Dikbudpora SBT Sidik Rumalowak juga memerintahkan guru sertifikasi untuk wajib menyiapkan RPP, Silabus dan jenis lainnya.

“Sekaligus mempraktekkan manajemen pengelolaan kelas oleh setiap guru profesi di hadapan peserta kegiatan yang terdiri dari juga guru sertifikasi, guru profesi se-Kabupaten SBT,” tutur Rumalowak.

Kegiatan ini mulai dari Rabu (14/10) hingga Sabtu, 17 Oktober 2020 ini, merupakan bentuk perhatian serius Plt Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya, untuk langkah kreatif dalam memproteksi, serta meninjau langsung dan mengevaluasi kinerja guru sertifikasi dan guru profesi.

“Teruslah menjadi Energi demi Pendidikan SBT yang maju dari hari ke hari. Dan ini adalah langkah serius Dikbudpora SBT demi menjaga dan merawat pendidikan di Bumi Ita Wotu Nusa,” jelas Rumalowak.

Tentang guru, Rumalowak menjelaskan, tujuan sertifikasi guru adalah untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru yang pada akhirnya diharapkan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. Bahkan lanjut Rumalowak, sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan guru secara finansial.

“Manfaat sertifikasi pendidik dan kependidikan yaitu untuk pengawasan dan penjaminan mutu tenaga kependidikan dalam rangka pengembangan kompetensi, pengembangan karir tenaga kependidikan secara berkelanjutan,” kata Rumalowak.

Lanjut Rumalowak, kesuksesan pendidikan bukan sekedar menghadirkan peserta didik memenuhi kelas di sekolah. Tantangan terberat justru memastikan para peserta didik mendapatkan layanan pendidikan bermutu sehingga mereka mampu mencapai tujuan belajar, menyelesaikan sekolah, dan memiliki kemampuan menghadapi masa depan.

“Untuk mencapai pendidikan yang berkualitas, guru memiliki peran penting dan strategis” tambah Rumalowak.

Selain itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) SBT mengatakan, upaya meningkatkan mutu pendidikan, aspek utama yang ditentukan adalah kualitas guru.

Menurutnya, sukses tidaknya para peserta didik dalam belajar di sekolah, salah satunya tergantung pada pendidik. Mengingat keberadaan pendidik dalam proses kegiatan belajar mengajar sangat berpengaruh. Maka sudah semestinya kualitas pendidik harus diperhatikan dan ditingkatkan.

“Salah satu usaha yang dapat dilakukan melalui kualifikasi pendidikan guru sesuai dengan persyaratan minimal yang ditentukan syarat-syarat guru profesional,” katanya.

Diakhir penjelasan, Rumalowak dapat berpesan ke peserta. Dirinya mengingatkan bahwasanya, ada tiga syarat utama yang harus diperhatikan dalam pembangunan pendidikan agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu, kurikulum, media pembelajaran, guru dan tenaga kependidikan yang profesional.

“Pendidik yang profesional diharapkan akan lebih mampu menciptakan lingkungan belajar yang efektif, menyenangkan, dan akan lebih mampu mengelola kelasnya, sehingga kegiatan belajar para peserta didik akan berada pada taraf optimal,” pungkasnya. (BKA-2)

Comment