by

PODSI Bantah Soal Menu Makanan Atlet

Ketua Pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku, Anos Yermias menegaskan, para atlet dayung yang sementara disiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, tidak mempermasalahkan menu makanan yang disiapkan KONI Maluku.

Menurutnya, opini publik yang beredar soal atlet mempersoalkan menu makanan yang disajikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku, bukan pada cabang olahraga (cabor) yang Ia bina. Tetapi yang dipertanyakan para atlet dayung saat ini, adalah kapan pemerintah daerah bisa menyampaikan besaran bonus kepada para atlet berprestasi, ketika menang pada PON XX di Papua pada Oktober 2021 mendatang.
“Atlet dayung Maluku, tidak menolak bubur.

Tapi bagi kami apapun yang diberikan Satgas KONI Maluku, kami mengucap syukur dan berterima kasih masih diberi makan. Tujuan kami berlatih untuk mempersiapkan diri dalam rangka meraih juara di PON. Karena itu saya baru saja kunjungi atlet saya di kawsan Poka, dan atlet saya tidak ada yang mengeluh soal makanan. Yang penting mereka makan tepat waktu dan apa yang mereka minta dipenuhi,” tutur Yermias, kepada koran ini, Senin (21/6).

Anggota DPRD Maluku ini menilai, apapun asupan makanan yang diberikan kepada para atlet, apapun akan diterima para atlet. Sehingga persoalan makanan tidak perlu dibesar-besarkan.

“Jadi sekali lagi, atlet dayung tidak menolak makan yang disampaikan publik salama ini. Kalaupun ada, itu mungkin cabang olahraga (cabor) lain. Tapi cabang yang saya bina tidak pernah melakukan hal itu,” tegasnya.

Bubur Manado, lanjut Yermias, sebenaranya memiliki asupan kandungan yang lebih bagus yang terdiri dari berbagi jenis sayuran, kacang-kacangan dan lain-lain. Sehingga tidak ada masalah kalau atlet juga bisa makan bubur, sehingga tidak perlu dipersoalkan.

Namun yang terpenting, tambah dia, kapan pemerintah bisa menyampaikan besar bonus yang diterima sesuai dengan jenjang prestasi yang dicapai. Karena dengan bonus terebut, ikut mempengaruhi motivasi atlet untuk berlatih menuju kemenangan di PON nanti.

“Harus dikasih bonuslah, masa orang berjuang tidak dikasih bonus. Karena target kita di PON empat emas dimasing-masing kelas. Tapi target kami ada emas, perak dan perunggu harus ada,” tutupnya. (RHM)

Comment