by

Pol PP Buru Siap Jaga Kamtib Ramadan

Ambon, BKA- Demi keamanan dan ketertiban beribadah memasuki bulan suci Ramadhan 1442 H, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buru siap turun mengamankan tempat beribadah selama Ramadan 1442 H 2021.

Kasatpol PP Buru, Karim Wamnebo mengatakan, walaupun belum ada anggaran pengamanan jelang Ramadhan, tetapi pihaknya akan menjaga kekhusuhan umat Islam beribadah saat shalat tarawih.

“Sebenarnya dari sisi anggaran itu tidak tersedia. Tapi kami akan coba upayakan agar ada masjid-masjid yang nanti dijaga oleh Satpol PP khususnya pada saat tarawih,” kata Wamnebo kepada BeritaKota Ambon, Minggu (11/4).

Di tengah masih pandemi Covid-19 berlangsung, kata dia, jamaah harus memprioritaskan dan memperhatikan protokol kesehatan. Dalam menjalankan ibadah shalat tarawih, sehingga tidak terjadi penyebaran virus Corona di masyarakat.

“Iya benar, yang jelas penerapan protokol kesehatan ini kita himbauan ke seluruh warga termasuk para penghulu, imam-imam masjid. Agar menggunakan ibadah ini dengan juga memperhatikan protokol kesehatan sehingga tidak lagi menimbulkan klaster baru di masyarakat khususnya di Kabupaten Buru ini,” ujar dia.

Ia menjelaskan hingga saat ini belum ada larangan shalat tarawih di masjid, namun Satpol PP Buru akan memberikan pemberitahuan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kerumunan saat beribadah. Jadi nanti masyarakat akan diminta agar tidak berkerumun di satu masjid.

“Untuk larangan tidak ada, tapi semacam kita melakukan himbauan agar mungkin masjid ini dibagi secara ful. Sehingga tidak terjadi pemadatan satu masjid saja. Pada prinsipnya beribadah silahkan dilaksanakan tetapi tetap menjaga protokol kesehatan,” pesannya.

Dia menambahkan, anggota Satpol PP Buru akan mengatur jumlah jamaah setiap masjid agar tidak terjadinya kerumunan. Untuk masjid yang akan diatur itz salah satunya Masjid Agung Al Buruj, Kota Namlea.

“Seperti Masjid Agung, kemudian Masjid An-Nur ini juga di pasar ini termasuk masjid yang cukup padat di Pasar Lama itu. Itu mungkin nanti kita disana itu untuk bisa kita mengatur juga sehingga kepadatan masyarakat itu tidak terfokus pada satu masjid,” pungkasnya. (MSR)

Comment