by

Pola Belajar Berubah

Ambon, BKA- Kepala SMA Kristen Swasta (SMASKRIS) Ambon, E. Laturiuw, mengungkapkan, pola belajar guru dan siswa sudah berubah akibat pandemi Covid-19.


“Masa pendemi yang hampir 9 bulan ini telah mengubah pola belajar guru dan siswa. Semua pembelajaran berlangsung tanpa tatap muka, tapi malalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menggunakan aplikasi belajar online, seperti google meet dan google classroom,” ungkap Laturiuw, Jumat (6/11)

Meski demikian, katanya, tapi guru tidak pernah kehilangan semangat. Justru terus berupaya mendesain materi pelajaran, guna menarik minat belajar siswa di rumah.

“Para guru terus berupaya untuk memikirkan bagaimana mendesain pola belajar yang bermakna bagi siswa. Sehingga berbagai teknik dan strategi di gunakan. Walaupun kenyataanya, tidak 100 persen anak suka dengan PJJ, karena mereka sudah merasa jenuh. Tapi itulah kenyataan dari kondisi yang terjadi saat ini. Bahwa yang bisa menguatkan dan menyemangati adalah diri kita sendiri. Sehingga saya selalu ingatkan kepada guru, untuk tidak jadikan pandemi sebagai pengahalang. Melainkan kita bersahabat, agar proses belajar tetap berjalan. Memang tantangan kita adalah kejenuhan siswa. Apalagi hadirnya bantuan kuota pulsa dari pusat membuat mereka punya kekuatan akses internet untuk akses hal-hal yang lain. Walaupun tidak semua negatif, tapi kalau tidak dikontrol, lama kelamaan bisa berdampak buruk. Semua perubahan ini, Puji Tuhan, guru masih memiliki semangat usaha dalam mengantisipasi semua dampak yang terjadi,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya berharap, agar guru maupun siswa terus diberikan kesehatan, sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik. “Kiranya kita tetap sehat salama masa pendemi Covid-19 ini. Jangan lupa selalu mentaati protokoler kesehatan. Semoga kita semua ada dalam perlindungannya,” pinta Laturiuw. (LAM)

Comment