by

Polda Tangani 15 Kasus Korupsi Sepanjang 2021

beritakotaambon.com – Terhitung sejak Januari hingga Desember 2021, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mengusut 15 kasus dugaan tindak pidana korupsi.

15 kasus dugaan korupsi yang ditangani itu, diantaranya, kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan empat unit speedboat milik Dinas Perhubungan Kabupaten MBD, kasus dugaan korupsi kegiatan belanja sertifikasi pengadaan tanah untuk kepentingan umum di Sekretariat Daerah Buru Selatan tahun 2016, kasus dugaan tipikor permintaan dan perdistribusian bantuan cadangan beras pemerintah (CBP) Kota Tual, kasus dugaan korupsi proyek meningkatan jalan Marlasi-Tasinwaha di Kecamatan Aru Utara, kasus dugaan korupsi rumah dinas Poltek Negeri Ambon, serta beberapa perkara korupsi lainnya.

Direskrimsus Polda Maluku, Kombes Pol. Eko Santoso, mengatakan, dari 15 kasus dugaan korupsi yang ditangani Polda Maluku tersebut, ada yang telah disidangkan di pengadilan, sebagian masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan.

“Jadi sudah sebagaian berkas perkara ini telah diserahkan ke JPU untuk sidang, sebagaian lagi masih dalam penyelidikan dan penyidikan,” ungkap Santoso, dalam acara press release akhir tahun di ruang Rapat Utama Polda Maluku, Kamis (30/12).

Menurutnya, dari sejumlah perkara yang ditangani Ditreskrimsus, ada beberapa berkas perkara masih di audit BPK maupun BPKP Perwakilan Provinsi Maluku.

“Kita kendala penuntasan kasus-kasus ini sebagian, karena terkendala hasil audit yang belum di tangan penyidik. Ada pun juga masalah pandemi Covid-19 yang membuat polisi lambat usut,” jelasnya.

Perwira Polri yang punya tiga bunga melati itu mengaku, berdasarkan penanganan kasus, jumlah kerugian keuangan negara yang berhasil diselamatkan dari tahun 2020 sebesar Rp 19.019.350.000, sementara tahun 2021 sebesar Rp 1.670.141.000.

“Dari dua tahun berjalan ini, terutama tahun 2021 sebanyak Rp 1 miliar uang negara yang berhasil di selamatkan. Sedangkan tahun 2020 sebesar Rp 19 miliar lebih,” paparnya.

Sementara itu, Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol. Antonius Wantri Yulianto, mengaku, terhadap tiga kasus menonjol yang ditangani Polda Maluku tahun 2021, antaranya, kasus Yayasan Anak Bangsa (YAB), kasus penipuan Rapid Antigen dan kasus pembunuhan di Jembatan Merah Putih (JMP) Kota Ambon.

“Tiga kasus ini menonjol sekali di tangani Polda Maluku, sebab sangat menyita perhatian masyarakat Maluku,” tandas Yulianto.(SAD)

Comment