by

Polisi Amankan Aktor Bentrok Desa Liang

Ambon, BKA- Personel Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease berhasil mengamankan lima aktor utama dalam bentrok yang menghanguskan 4 rumah warga desa Liang pada Senin (4/1) kemarin dan satu orang lainnya yang terlibat bentrokan sebelumnya pada bulan Juli lalu.

Mereka yang diamankan masing masing berinisial AL, O, U dan tiga lainnya masih dibawah umur.
“Bentrokan di Liang ini sudah berulang kali terjadi, dalam tahun 2020 terhitung sudah 3 kejadian, awalnya kita sudah terapkan penegakan secara preentif dan prefentif namun kembali terjadi sehingga Polresta yang dibackup Polda dan Kodim mengambil langkah tegas dengan melakukan penyelidikan dan mengamankan para pelaku,”jelas Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang dalam keterangaan persnya di Mapolresta Ambon Selasa (12/1).

Menurutnya dari hasil pengembangan dan penyelidikan yang dilakukan, keenam pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini, merupakan aktor yang terlibat disetiap bentrokan yang terjadi didesa Liang.
Selain keenam tersangka terdapat aktor lain yang masih dalam pengejaran polisi.

“Masih ada aktor lain yang indentitasnya sudah kita kantongi, kalau untuk kasus sebelumnya ada 6 yang masuk DPO, salah satunya sudah kita amankan saat lari ke hutan. berarti tersisa 5 lagi, untuk bentrok yang tanggal 4 kemarin juga ada beberapa aktor yang masih kita kejar,”pungkasnya.

Kapolresta menegaskan dalam kaitanya dengan bentrokan ini pihak kepolisian akan serius menangani dan memproses hingga ke pengadilan sehingga memberikan efek jera terhadap para pelaku. Sementara untuk penyebab bentrok katanya, salah satu pemicu yakni terkait pemilihan raja.

“Salah satu pemicu bentrok ini adalah karena pemilihan raja, ini salah satu isu yang digunakan sehingga terjadi konflik, untuk itu kita sudah berkoordinasi dengan Bupati Malteng guna untuk penyelesaian persoalan ini,”tandasnya.

Kapolresta mengatakan , untuk mencegah adanya bentrok berkepanjangan pihak Polresta saat ini telah mendirikan pos tetap dengan 2 regu personil yang ditempatkan di desa tersebut.

“Pos pengamanan sudah kita dirikan disitu, untuk mencegah jangan sampai terjadi bentrok susulan,” tandasnya. (SAD)

Comment