by

Polisi Bubarkan Kelompok Miras di JMP

Ambon, BKA- Pasukan Reaksi Cepat (PRC) Direktorat Samapta Polda Maluku mulai melakukan patrol rutin di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP), Kota Ambon, karena dinilai rawan terjadi tindak kriminal. Seperti yang dilakukan pada Rabu (17/2) hingga Kamis (18/2), dini hari.

Pada patroli yang dilakukan PRC Direktorat Sampata Polda Maluku itu menemukan sekelompok pemuda, yang sedang melakukan pesta minuman keras (miras) jenis sopi, pada salah satu sudut jembatan.

mendapati hal itu, tim PRC yang melakukan patroli itu langsung melakukan tindakan untuk membubarkan kelompok pemuda itu. Karena dinilai dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Ambon.

“Iya, anggota patroli menemukan masyarakat yang sedang nongkrong dan mengkonsumsi miras jenis sopi di bawah JMP,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat, yang dikonfirmasi BeritaKota Ambon, Kamis (18/2).

Menurut juru bicara Kapolda Maluku itu, tidak hanya membubarkan, Anggota Polisi juga memberikan himbauan kepada kelompok pemuda itu dengan cara humanis.

“Anggota patroli lalu menyita dan memusnahkan barang bukti miras jenis sopi tersebut di tempat, seraya memberikan himbauan kepada mereka agar tidak boleh melakukan tindakan kriminal,” kata Roem.

Dia mengaku, setelah memberikan himbauan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kamtibmas yang kondusif, para personel PRC lantas mengarahkan kelompok pemuda itu untuk pulang ke rumah masing-masing.

“Mereka (warga) kemudian diarahkan untuk kembali ke rumah masing-masing,” katanya.

Selain di JMP, tambah Roem, patroli Kamtibmas juga menemukan pasangan muda mudi yang nongkrong di Pantai Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

“Kami ajak berdiskusi sambil memberikan pesan kamtibmas kepada mereka, memeriksa barang bawaan dan identitas mereka, kemudian meminta mereka kembali ke rumah masing-masing mengingat waktu sudah larut malam,” terangnya.

Hal yang sama juga ditemukan di kawasan bundaran monumen dr. J Leimena, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon.

“Jadi patroli ini kami terus lakukan setiap hari di lokasi rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tandasnya.(SAD)

Comment