by

Polisi Ciduk Penyebar Ujaran Kebencian

Ambon, BKA- Pelaku penyebar ujaran kebencian pada media sosial, MS (19) diciduk personel Polsek Leihitu Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease.

Wanita yang bermukim di Pulau Seram itu melakukan tindak pidana ujaran kebencian melalui akun facebook milik korban Sugisman Wtm, Warga Waetomu Kecamatan Leihitu.

Kapolsek Leihitu, Iptu Julkisno Kaisupy, menjelaskan, penangkapan wanita 19 tahun ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/06/I/2021/Maluku/Resta/Ambon/Sek Leihitu.

“Ini karena korban Sugisman Wtm merasa namanya dicemarkan atas postingan tersangka menggunakan akun FB-nya, kemudian dia melaporkan ke Polsek Leihitu. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, tersangka berhasil dibekuk anggota kepolisian,” jelas Kaisupy, Jumat (29/1).

Dari hasil penyelidikan, lanjut Kaisupy, diketahui kalau akun facebook Sugisman Wtm Sugisman pada 25 Januari 2021, sekira pukul 02.51 WIT, memposting narasi kasar yang bernuansa ujaran kebencian terhadap kelompok tertentu.

Postingan menantang itu mendapat reaksi kecaman keras dari masyarakat pengguna media sosial Facebook.

“Dari hasil pemeriksaan, diketahui tersangka menggunakan akun milik korban untuk melakukan postingan. Makanya tersangka ditangkap,” jelasnya.

Perwira Polri dengan dua balok emas di pundak itu mengaku, setelah penyidik memintai keterangan kepada MS bersama dua orang saksi lainnya, akhirnya polisi menetapkan gadis itu sebagai tersangka tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 Ayat (3) dan atau Pasal 45A Ayat (2) UU No. 19 Tahun 2016, tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008.

“Modus yang dilakukan tersangka di dinding FB korban, karena dulu waktu tersangka di sekolah, korban sering menjelek-jelekan tersangka dengan kata-kata hinaan. Tersangka juga terancam hukuman 6 tahun penjara. Tersangka kini ditahan sebagai tahanan titipan di Rutan Polsek KPYS,” tandasnya.(SAD).

Comment