by

Polisi Lidik Penyebab Kematian Firman di JMP

beritakotaambon.com – Pasca ditemukan Firman, tewas di bawah tiang 11 Jembatan Merah Putih (JMP),dengan jarak sekitar 50 meter dari pantai Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease bergerak melakukan penyelidikan terhadap rekan korban.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Izack Leatemia, mengatakan, penyebab kematian pria 20 tahun, yang tinggal di depan Asrama Haji Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, ini, masih diselidiki.

Sebab, menurut keterangan ibu korban, korban sempat minum minuman keras bersama tiga rekannya. Setelah itu mereka keluar rumah tidak tahu kemana.

Kata Leatemia, ibu korban sempat melarang mereka keluar rumah, namun larangan ibu korban tidak dihiraukan mereka.

“Namun, ibu korban tidak mengenal rekan korban itu, karena baru pertama kali datang ke rumah korban,” ujar Leatemia, Kamis (19/8).
Maka dari itu, untuk saat ini, penyidik sedang melakukan penyelidikan terhadap rekan korban. “Semoga dalam waktu dekat, penyebab kematian ini bisa diketahui,”harapnya.

Lanjut perwira Polri ini, diketahui, mayat korban ditemukan Kamis (19/8), sekitar pukul 10.30 WIT, dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tubuh terlentang menggunakan baju kaos/sweater warna hitam dan celana panjang jeans warna biru.

“Awalnya, saksi,Remon Sulilatu, pendayung jasa perahu Galala-Rumahtiga menerangkan, saat pagi itu, dia membawa penumpang dengan perahu dari Galala menuju Pohon Mangga Desa Rumahtiga, setelah selesai mengantar penumpang, saksi kembali ke arah Galala, namun dipertengahan JMP (sekitar 10 meter dari TKP), saksi melihat pada tiang JMP seperti ada sesosok orang yang sementara tidur terlentang di bawah tiang JMP tersebut,” katanya.

Leatemia melanjutkan,Pria 48 tahun ini kemudian melaporkan hal ini kepada masyarakat sekitar, sehingga sekitar pukul 10.46 WIT, personil Polsek teluk Ambon tiba di TKP yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Teluk Ambon, Iptu Jounanda W. Kusno.
“Selanjutnya, petugas kepolisian mengevakuasi mayat ke Rumah Sakit Bahayangkara Tantui,” jelasnya. (SAD).

Baca juga: Serobot Lahan, Oknum PNS Diganjar 1,7 Tahun Bui

Comment