by

Polisi Masih Kejar Pembunuh Esias Nurlatu

Tewasnya Esias Nurlatu (40) dengan sadis oleh orang tak dikenal (OTK) hingga saat ini masih misterius.

OTK tersebut belum diketahui. Pihak Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku tersebut.

Paur Subbag Humas Polres Buru, Aipda Djamaluddin saat dikonfirmasi, Rabu mengatakan, proses pengejaran terhadap terduga para pelaku saat ini terus dilakukan Polres Pulau Buru.

“Iya, masih pengejaran. Hutan sekitar menjadi fokus pengejaran,” ucap Djamaluddin, Kamis (29/4).

Djamal mengaku, personel yang melakukan pencairan terhadap pelaku diantaranya, personil Reskrim Polees Buru, Sahbara, Intel Polres dan peesonil Polsek Wayapo.

“Kita lakukan penyidikan kasus ini intens, disamping pengajaran dilakukan, saksi-saksi juga sedang diperiksa. Untuk pelaku masih beluk diketahui identitas, tapi menurut pengakuan para saksi, ada sekitar 7 orang pelaku dalam kasus berdarah ini, ” beber Djamal.

Ia mengakui, dari keterangan saksi, Lensi Nurlatu kata Jamaludin, menyebutkan, sekitar pukul 15.00 wit saat itu, korban bersama para saksi pulang belanja dari Dusun Mesayang Desa Nafrua Kecamatan Lolongguba.

Saat korban dan para saksi melintasi gunung Kadianlahing (jalan menuju Desa Watampuli) dengan posisi korban berada sekitar 25 meter di belakang para saksi. Lensi Nuralatu dan saksi lainya sontak mendengar teriakan Korban. Mereka lalu menoleh korban ke arah belakang. Tak disangka pelaku berjumlah kurang lebih 7 (tujuh) orang keluar dari arah tebing dan menombak korban. Setelah melihat kejadian itu para saksi takut dan langsung melarikan diri ke Desa Watampuli dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepala Soa Watampuli, Linus Nurlatu.

Setelah mendapat laporan dari para saksi kemudian Kepala Soa Watampuli bersama masyarakat watampuli menuju ke TKP dan melihat korban sudah tergeletak di samping jalan dengan kondisi badan serta kepala punuh luka akibat sayatan benda tajam dan terdapat dua buah mata tombak yang masih melekat pada tubuh korban, serta satu buah gagang tombak tertancap dan satu buah gagang tombak tergeletak di samping korban.(SAD)

Comment