by

Polisi Tahan Pelaku Penganiaya Siswa SMA 1 Kisar

beritakotaambon.com – Penyidik unit Reskrim Polsek Kisar menahan Jacob Mehen, pelaku penganiayaan dan penikaman terhadap Marshel Frans.

Marshel Frans merupakan siswa SMA Negeri 1 Kisar, Kecamatan Pulau-Pulau Terselatan, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Kapolsek Kisar, Iptu Hendrik Laimeheriwa, mengatakan, penahanan terhadap pelaku dilakukan setelah penyidik mengantongi sejumlah alat bukti yang cukup.

Ungkap Kapolsek, pelaku sudah langsung ditahan di Polsek Kisar, pasca insiden penganiayaan itu, demi kepentingan penyidikan.

Baca juga: Kejati Tunggu Hasil Audit Korupsi Setda SBB

“Dia (Jacob Mehen) sudah ditahan sejak Rabu (1/9) lalu,” jelas Kapolsek, Jumat (3/9).

Kapolsek mengaku, insiden penganiayaan itu terjadi akibat keduanya telah dipengaruhi minuman keras jenis sopi.

“Saat minum sopi itu terjadi adu mulut antara pelaku dan korban, sebelum akhirnya korban dianiaya. Pelaku merasa tersinggung, pelaku tak bisa mengontrol emosinya, dan pelaku pukul wajah korban beberapa kali,” jelasnya.

Selain memukul korban, lanjut Kapolsek, pelaku yang tengah dipengaruhi sopi ini mengambil piring tajam pada dada korban.

“Pelaku juga menikam anggota tubuh korban yang lain, hingga bersimbah darah. Sehingga korban jatuh dan tak sadarkan diri. Setelah melakukan penganiyaan, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di hutan. Sementara korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wonreli menjalani perawatan,” imbuhnya.

Perwira Polri dengan pangkat dua balok emas itu menyatakan, Polsek Kisar tengah memproses kasus penganiayaan ini, sambil menunggu hasil visum dari RS.

“Korban masih menjalani perawatan di RS Wonreli. Korban saat ini belum sadarkan diri. Kami akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait hasil visum,” tandas Kapolsek.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Mapolsek Kisar, kejadian tragis ini, terjadi Selasa 31 Agustus 2021 lalu. Saat itu, pelaku bersama korban mengkonsumsi miras. Karena salah paham, pelaku menganiaya korban menggunakan kepalan tangan dan juga benda tajam.

Baca juga: Polres Malteng Vaksinasi Presisi Mobile di Tananahu

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke hutan. Namun jejak pelaku diketahui aparat kepolisian Rabu 1 September kemarin.(SAD)

Comment