by

Polisi Tetapkan Welem Wattimena Tersangka Narkoba

Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, akhirnya menetapkan Wellem Zefah Wattimena sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Penetapan tersangka terhadap anggota DPRD Maluku Fraksi Demokrat ini, setelah polisi menerima hasil uji alat pengisap sabu dari laboratorium foreksik di Makassar.

Kasat Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, AKP Jufri Jawa yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, anggota DPRD inisial WZW sudah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka berdasarkan dua alat bukti permulaan yang cukup.
“WZW sudah tersangka. Ini kita sedang siapkan administrasinya untuk dirilis Jumat besok,” ungkap Jufri kepada Beritakota Ambon, Rabu (10/3).

Kata dia, tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dan 127 ayat (1) huruf a, UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancaman hukuman dalam pasal ini, dari 5 sampai 10 tahun penjara,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala BNNP Maluku, Brigjen Pol. M. Zainul Muttaqin, mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan tes urine, Wellem Zefah Wattimena hasilnya dinyatakan positif mengandung amphetamine.

“Dari barang bukti WW, ada dua, yang bersangkutan dinyatakan positif dan alat pengisap sabu. Ada beberapa kadar di dalam alat pengisap itu. Namun akan kita cek di Laboratorium forensik di Makassar dulu, supaya mengecek kepastiannya. Tapi yang jelas, WW dinyatakan positif,” jelasnya.

Untuk status penyelidikan, katanya, telah memenuhi unsur pasal. Yakni, pasal 184 KUHP yang menyebut alat bukti yang sah adalah keterangan saksi, keterangan ahli, surat petunjuk dan keterangan tersangka.

“Nantinya, tiga hari kemudian akan ada surat perintah penahanan dari Kapolresta,” tandasnya.

Sekedar tahu saja, penangkapan terhadap WW dilakukan pada 8 Maret 2021, di Bandara Pattimura Ambon. Saat itu, anggota mendapat informasi kalau WW dalam penguasaan sabu-sabu, menggunakan pesawat dari Jakarta. Tidak menunggu lama, anggota langsung melakukan penyelidikan di Bandara. Pada saat WW berada di terminal Pattimura, anggota langsung amankan yang bersangkutan.

Ditangan WW, ada alat pengisap sabu-sabu. Selanjutya, WW dibawa ke Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease untuk diproses hukum.(SAD).

Comment