by

Politeknik Ambon Terima Bantuan CSR

beritakotaambon.com – Politeknik Negeri Ambon menerima bantuan CSR sebesar Rp 250 juta yang direalisasikan menjadi 20 unit komputer sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Bantuan ini diberikan lewat kerjasama Komisi VII DPR RI melalui dana CSR BUMN yang disalurkan PT PLN Maluku Maluku Utara.

Dalam sambutan penyerahan Bantuan CSR ke Politeknik Negeri Ambon secara virtual, Anggota Komisi VII DPR RI, Mercy Barends mengatakan, untuk menunjang proses belajar mengajar serta mendukung kegiatan Seminar Nasional Olimpiade Akuntansi Vokasi (OAK) IV, yang rencananya diselenggarakan pada 20-22 Oktober 2021, Politeknik sebagai penyelenggara sangat membutuhkan fasilitas computer. Guna menunjang kesuksesan kegiatan nasional tersebut.

“Saya mendukung kegiatan nasional tersebut, dengan memberikan bantuan sebesar 250 juta dan direalisasikan menjadi 20 unit komputer. Sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan Politeknik Ambon melalui proposal kepada saya,” ujar Barends, lewat rilis yang diterima media ini, Selasa (21/9).

Menurutnya, bantuan yang diberikan itu tentu melalui kerjasama mitra Komisi VII melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau (CSR) BUMN, yang disalurkan PT. PLN Maluku-Malut kepada Politeknik Ambon lewat Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), di aula Politeknik Negeri Ambon.

Baca juga: Pengabdi Polnam-Unidar Kolaborasi Bantu UKM Jus Pala

Sehingga diharapkan, pemberian bantuan komputer itu dapat memajukan dunia pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM kedepannya di Maluku.

Sekedar tahu, Politeknik Negeri Ambon merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang menjalankan program vokasi di Kota Ambon. Di era persaingan bebas dan globalisasi ini, menjadi pemicu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin canggih. Hingga mengakibatkan terjadinya pergeseran paradigma di jalur pendidikan vokasi.

Melihat situasi ini, Politeknik Negeri Ambon didorong untuk berkomitmen melakukan perbaikan dan pembaharuan. Dengan tujuan untuk menghasilkan lulusan SDM Maluku yang handal dan memiliki daya saing berkualitas.

Untuk itu, disadari pentingnya sarana pembelajaran yang memadai dan representative, khususnya sarana pembelajaran laboratorium. Guna mencapai tujuan dimaksud dan sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045, yakni pembangunan SDM dan penguasaan Iptek, perkembangan ekenomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan ketahanan nasional dan tatakelola pemerintahan. (BTA)

Comment