by

Polres Malteng Vaksinasi Presisi Mobile di Tananahu

beritakotaambon.com – Polres Maluku Tengah (Malteng) menggelar serbuan vaksinasi presisi mobil di Kecamatan Elpaputih, Kamis (2/9).

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi, mengungkapkan, kegiatan vaksinasi presisi mobile itu dilaksanakan oleh Seksi Dokkes Polres Malteng, yang menyasar masyarakat Negeri Elpaputih dan Tananahu.

Untuk hari pertama serbuan vaksinasi presisi mobil itu digelar Polres Malteng di Negeri Elpaputih.

“Untuk hari pertama, ada warga yang divaksin itu sebanyak 116 orang. Terdiri dari, ASN 14 orang, masyarakat atau orang dewasa 100 dan anak berusia 12 hingga 17 tahun 2 orang,” jelas Umasugi.

Jenis vaksin yang digunakan pada kegiatan, katanya, vaksin Sinovac dan AstraZeneca.
“Hari pertama itu, vaksin yang di gunakan 11 Vial. Dosis satu, 114 orang. Dosis dua, sebanyak 2 orang. Sedangkan tim vaksinator sebanyak 8 orang, terdiri dari 1 orang dokter, perawat 7 orang, dan admin 3 orang,” ujarnya.

Sementara untuk, vaksinasi presisi mobile hari kedua, dilaksanakan di Negeri Tananahu. Warga yang tervaksin sebanyak 369 orang.

“Warga Tananahu yang mendapat suntikan vaksin secara keseluruhan, baik untuk tahap I dan tahap II, dengan jumlah sebanyak 369 orang,” ungkap Umasugi.

Baca juga: Kejati Tunggu Hasil Audit Korupsi Setda SBB

Dia menambahkan, jumlah peserta vaksin yang mendaftarkan hingga tahap screening sebanyak 398 orang. Namun yang lolos untuk mendapat penyuntikan vaksin berjumlah 369 warga. Sedangkan 29 warga tertunda.

Orang nomor satu di Polres Malteng itu mengaku, pelaksanaan vaksinasi presisi mobile yang dilakukan selama dua di Kecamatan Elpaputih itu, menghasilkan 485 orang warga divaksin.

Selain menggelar vaksinasi presisi mobile, tambahnya, Polres Malteng juga menggelar vaksinasi secara manual diseluruh wilayah hukum Polres Malteng.

Terutama di 6 titik, yakni, di Terminal Binaiya Masohi, Gedung Serbaguna Negeri Tananahu, Puskesmas Laimu, Puskesmas Saleman, Puskesmas Amahai, dan RSUD Banda.

Target vaksin dalam kegiatan vaksinasi manual itu, yakni, sebanyak 758 dosis. “Namun masyarakat yang hadir divaksin sebanyak 583 orang. Masih minus 175 orang,” tutup Umasugi.(SAD)

Comment