by

Polres MBD Ringkus Satu Pelaku Pencurian

Ambon, BKA- Polres Maluku Barat Daya (MBD) melalui Satuan Reskrim berhasil meringkus IDL (25), satu dari dua pelaku pencurian di Desa Tomra, Kecamatan Serwaru, Kabupaten MBD, Jumat 2 April 2021 lalu.

Kapolres Maluku Barat Daya, AKBP Budi Adhy Buono mengatakan, penangkapan terhadap IDL yang merupakan warga Desa Pati Kecamatan Moa ini, atas kerjasama antara Personel Satreskrim bersama Polsek Serwaru.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku IDL bersama pelaku BS melakukan pencurian di lima rumah milik warga setempat.
Keduanya beraksi dari tanggal 22 hingga 28 Maret 2021.

Penangkapan terhadap pelaku lanjut Kapolres, berkat informasi dari masyarakat, pada Jumat 2 April 2021 pukul 12.30 WIT sehingga anggota berhasil mengamankan pelaku IDL yang berprofesi sebagai sopir angkot tersebut. Sementara rekannya BS masih dalam pengejaran pihak kepolisian di daerah bertajuk Kalwedo itu.

Perwira Polri dengan dua bunga melati itu mengaku, dari hasil pemeriksaan, polisi berhasil mengamankan barang bukti antaranya, satu buah tas selempang merk Louis Vuitton Paris bermotif kotak-kotak berwarna coklat yang berisi satu buah dompet merk Quiker berisi, Uang tunai sebesar Rp. 700.000, satu lembar kertas bertuliskan undangan yang pada bagian belakangnya tertulis beberapa nomor handphone, dua buah pisau, dua buah Handphone, dua buah korek api gas, Sepotong batu pengasah dan satu buah peniti.
“Bahwa pada Senin 22 Maret 2021 sekitar pukul 02.30 WIT, pelaku IDL bersama pelaku BS melakukan pencurian di rumah Niklas Mirulewan di Kota Tiakur. Di rumah itu mereka meraib, satu buah handpone merk ADVAN warna putih ( BB dalam penguasaan pelaku BS), satu buah handpone merk Nokia warna biru ( dalam penguasaan BS ) dan satu buah handpone merk VIVO warna merah,” tutur Buono, Jumat kemarin.

Selain di Rumah korban Niklas Mirulewan, lanjut Buono, kedua pelaku juga mencuri di rumah Frits Pera dekat Jalan kearah PLN Tiakur. Disitu mereka mencuri satu unit Leptop + charger merk Aser warna hitam, satu buah handpone merk syomi warna hitam ( dalam penguasaan BS), satu buah hendpone merk OPPO warna hitam (dalam penguasaan BS). Sementara di rumah korban Hendrik Wotlana di Tiakur, kedua pelaku mengambil satu buah handpone merk VIVO warna merah. Ada juga di rumah korban milik Robi Septori Depan Masjid Nurul Iman Kalwedo di Tiakur, pelaku mengambil satu buah handpone merk Samsung J 7 Pro .
“Sedangkan untuk di rumah korban Manase Aitiawisima di Desa Moain, mereka mangambil uang tunai sebesar Rp. 950.000,” imbuh Kapolres.

Saat ini, kedua pelaku sudah ditetapkan tersangka berdasarkan hasil penyidikan penyidik Reskrim. Keduanya disangkakan dengan pasal 363 ayat (3 ) dan (4) Subsider pasal 362 ,Jo pasal 55 ayat 1 ke – 1 ,Jo pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

“Untuk saat ini tersangka IDL saja yang baru ditangkap, sedangkan untuk tersangka BS belum diketahui. Saat ini masih dalam pengejaran. Indikasinya masih ada penambahan barang bukti lagi yang diambil di TKP yang berbeda,” pungkasnya.(SAD).

Comment