by

Polres SBT Komitmen Netral Amankan Pilkada

Ambon, BKA- Kapolres Seram Bagian Timur (SBT), AKBP Andre Sukendar, berkominten bersama seluruh anggotanya untuk tetap menjaga kenetralan dalam proses pengamanan pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten SBT.

Hal ini ditunjukan melalui setiap proses pentahapan Pilkada, Polres SBT selalu memberikan pengamanan yang sejuk kepada masyarakat atau bekerja dengan berpegang teguh pada Standar Operasional Prosedur (SOP) mekanisme perundang-undangan yang berlaku.

“Jadi tidak berpihak kepada pangangan calon dalam Pilkada itu menjadi komitmen kami, dalam mengamanan dan pengawasan Pilkada di Kabupaten SBT,” ungkap Andre, ketika di hubungi Koran ini dari Ambon, akhir pekan kemarin.

Perwira menengah dengan pangkat dua bunga melati di pundak itu mengatakan, dengan komintmen yang dipegang para personel Polres SBT, sudah tentu anggota dengan leluasa melaksanakan apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab Polri pada pengamanan Pilkada.

“Jadi kalau kita sudah komintmen sesuai dengan aturan undang-undang yang ada, maka kita leluasa dalam melaksanakan pengamanan. Apalagi perhelatan pencoblosan semakin dekat,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Sukendar, terlebih lagi dalam melaksanakan pengamanan-pengamanan selanjutnya, tentu Polres SBT memaksimalkan waktu yang ada, untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman di masyarakat. Dan juga banyak melakukan komunikasi dengan kalangan masyarakat, sehingga ke depan tidak terjadi permasalahan yang ditemuai bertentangan dengan mekanisme undang-undang yang berlaku.

“Kita berharap dengan situasi kondisi yang aman, tidak lagi terjadi permasalahan-permasalahan di masyarakat, tapi jika memang hal itu terjadi, dengan pendekatan emosional yang sudah kita bangun, muda-mudahan semua bisa dikomunikasikan dan diarahkan untuk diselesaikan sesuai dengan ketentuan UU yang ada,” terang Sukendar.

Orang nomor satu di Polres SBT itu menambahkan, sampai saat ini, pelanggaran-pelanggaran pada saat pentahapan pengamanan Pilkada di SBT belum ditemukan. Namun jika memang hal tersebut kedepan terjadi, maka pastinya diarahkan untuk dilakukan klarifikasi kepada pihak penyelenggara Pilkada yakni Bawaslu dan KPU di SBT.

“Selama ini dalam proses pengamanan untuk pentahapan Pilkada, kita belum temukan adanya pelanggaran di tengah masyarakat. Namun demikian, kalau ada terjadi hal tersebut di kemudian hari, maka pasti akan diarahkan ke lembaga yang berwajib, yakni, KPU dan Bawaslu sendiri. Kemudian untuk diketahui, sampai saat ini pentahapan Pilkada di SBT berjalan lancar. Contohnya pentahapan yang dilakukan calon perseorangan, semunya kita kawal berjalan lancar sampai dengan saat ini,” pungkas Sukendar. (SAD).

 

 

Comment