by

Polresta Ambon Usut Kematian Firman

beritakotaambon.com – Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap penyebab kematian Firman, yang diketahui tewas di bawah tiang 11 Jembatan Merah Putih (JMP) sejak Kamis kemarin.

Pasalnya, dari bukti permulaan yang dikantongi penyidik, korban awalnya mengkonsumsi miras bersama rekan di kediamannya di Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

“Karena bukti itu, ibu korban sendiri yang bilang, hanya saja ibu korban tidak mengetahui tiga teman korban ini, sehingga polisi masih melakukan penyelidikan intens,” ujar Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Izack Leatemia, kepada media ini, Kamis kemarin.

Baca juga:
Polisi Lidik Penyebab Kematian Firman di JMP

Dia berujar, kasus ini sudah ditangani Polresta Pulau Ambon dan pp Lease.

“Polisi sudah tangani kasus ini, semoga ke depan bisa diketahui motifnya,” tandasnya.
Sebelumnya, Leatemia mengatakan, mayat korban ditemukan Kamis (19/8), sekitar pukul 10.30 WIT, dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tubuh terlentang menggunakan baju kaos/sweater warna hitam dan celana panjang jeans warna biru.

“Awalnya, saksi Remon Sulilatu, pendayung jasa perahu Galala-Rumahtiga menerangkan, saat pagi itu, dia membawa penumpang dengan perahu dari Galala menuju Pohon Mangga Desa Rumahtiga, setelah selesai mengantar penumpang, saksi kembali ke arah Galala, namun dipertengahan JMP, saksi melihat ada mayat yang diketahui adalah Firman. Setelah itu, informasi ini diketahui masyarakat dan petugas kepolisian, kemudian mayat korban di evakuasi ke RS Bhayangkara Tantui Ambon,” pungkasnya. (SAD)

Comment