by

Positif Corona di Aru Bertambah 15 Orang

Ambon, BKA- Tim Gugus Tugas (Gustu) Penanganan Covid-19, kembali merilis jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Aru yang mengalami peningkatan menjadi 23 orang. Yakni yang awalnya hanya 8 kasus positif dan telah sembuh, kini bertambah 15 kasus baru positif Covid-19.

Jubir Gustu Covid-19 Aru, Thomas Anmama, saat dikonfirmasi koran ini, Kamis (17/12) mengaku, dari total 23 orang positif Covid-19, berasal dari tambahan 15 kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara 8 orang lainnya merupakan kasus lama yang telah sembuh.

“Jadi selama dua pekan terakhir ini kita di Kepulauan Aru ada tambahan 15 kasus baru Covid. Dimana 12 kasus merupakan hasil swab test yang kita terima dari Dinkes Provinsi Maluku, sementara 3 kasus lainya ditemukan di RSUD Cenderawasih Dobo,” ungkap Anmama.

Dia menjelaskan, dari total 25 spesimen yang dikirim ke Dinkes Maluku untuk diperiksa pada, Senin 8 Desember pekan kemarin, 12 spesimen hasilnya positif Covid-19, dan 7 spesimen dinyatakan negatif. Sedangkan 6 spesimen lainnya harus dilakukan uji ulang. Dan hasilnya 3 orang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga totalnya menjadi 15.

Bahkan, dari total 15 kasus baru itu, 3 diantaranya sementara menjalani perawatan di RSUD Cenderawasih Dobo. Sementara 12 orang lainnya menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing, dengan alasan karena tergolong orang tanpa gejala (OTG).

“Memang benar, 8 kasus sebelumnya sudah dinyatakan sembuh. Namun datanya tidak bisa kita hilangkan atau dihapus. Kita tetap hitung jumlah kasus secara keseluruhan. Dan totalnya 23 itu,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Aru, agar menjalankan protokol kesehatan, serta menerapkan 3M (Mencuci tangan, Memakai Masker dan Menjaga jarak. Agar dapat membantu pemerintah Kabupaten Aru dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Wakili tim gustu Covid, saya sangat berharap partisipasi baik masyarakat dalam menjalankan prokes dan 3M secara rutin. Sehingga mata rantai Covid bisa putus, dan kita semua terbebas dari virus mematikan ini,” harap Anmama. (WAL)

Comment