by

Pria Bejat Minta Ringan Hukuman

Ambon, BKA- Widian Firdaus Leloltery alias Febrianno Nirahua alias Ina, terdakwa kasus persetubuhan terhadap pacarnya sendiri yang masih dibawah umur,minta keringanan hukuman di persidangan di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (7/1).

Pria 23 Tahun, Warga OSM, Kecamatan Nusaniwe, Kota ambon ini dalam nota pledoi yang dibacakan kuasa hukumnya menyebutkan, terdakwa dalam kasus ini sudah mengakui semua perbuatannya. Terdakwa juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Yang mulia majelis hakim, kita minta keringanan hukuman, karena terdakwa sudah mengakui semua perbuatan yang dilakukana,” ungkap kuasa hukum terdakwa Penny Tupan dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim, Hamja Kailul Cs, sedangkan JPU dihadiri Chaterina Lesbata.

Sebelumnya, JPU menuntut agar terdakwa dipenjara selama tujuh tahun. Selain itu terdakwa juga diminta membayar denda Rp.300 juta subsider tiga bulan kurungan.

JPU dalam berkas dakwaannya menguraikan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa terhadap korban yang merupakan mantan pacarnya itu, terjadi sekitar bulan November 2019 tepatnya di dalam rumah terdakwa di kawasan OSM. Saat itu, terdakwa mengajak korban ke kamarnya dan memaksa korban untuk melakukan aksi bejat itu.

Kejadian kedua kalinya, terjadi di kamar kos-kosan sepupu terdakwa di Kawasan Wailela, Kecamatan Teluk Ambon. Disitu, terdakwa kembali menuduri korban yang masih dibawah umur itu.

Selanjutnya, perbuatan asusila terdakwa terjadi di rumah tante terdakwa. saat itu, korban datang menemui terdakwa karena keduanya tergabung dalam komunitas anak remaja kristen dan saat itu pula ada pertemuan di rumah Tante terdakwa. Dalam kondisi mabuk, terdakwa kembali meniduri korban. terdakwa beralasan hal itu dia lakukan karena menyayangi korban dan akan bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukan.

Aksi bejat terdakwa ini diketahui karena korban sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah namun dia sudah tinggal bersama terdakwa.
Karena tidak terima, orang tua korban langsung melaporkan perbuatan terdakwa ke pihak kepolisian.(SAD).

Comment