by

Prodi IKS FISIP UKIM Siap Terapkan MBKM

Ambon, BKA- Program Studi (Prodi) Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), siap menerapkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Hal itu disampaikan Ketua Prodi IKS UKIM, Dr. Hobarth Wiliams Soselissa, usai melakukan diskusi yang digelar secara virtual bersama 31 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swastab(PTS), Selasa (23/2).


Menurutnya, diskusi tersebut lebih banyak membahas tentang kesiapan kampus dalam menyukseskan MBKM, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, yang orientasinya diberi nama merdeka belajar

“Dalam konteks merdeka Belajar itu, maka Prodi IKS FISIP UKIM akan siap menyukseskannya, dengan memberi hak kepada mahasiwa untuk secara sukarela mengambil SKS di luar PT selama 2 semester (setara dengan 40 sks), ditambah dengan mengambil SKS di prodi yang berbeda pada PT yang sama selama 1 semester (setara dengan 20 SKS). Yang mana, setiap SKS itu diartikan sebagai jam kegiatan, bukan jam belajar,” ujar Soselisa.

Namun untuk mengimpelemntasikan hal itu, terangnya, tidak mudah. Butuh kesiapan yang maksimal dari kampus, khusus prodi yang dipimpinnya.

Salah satu bentuk kesiapan untuk menerapkan kurikulum yang sejalan dengan kebijakan MBKM, katanya, adalah dengan melakukan kerjasama yang luas, yakni, mampu menemukan model kurikulum antara prodi dengan mitra lain yang berkaitan.

“Semoga kegiatan diskusi yang dilakukan ini dapat memberi bobot tersendiri kepada kita, agar dosen mampu memfasilitasi pembelajaran mahasiswa secara independen. Serta dapat membantu kita untuk bisa mengunakan bentuk-bentuk non kuliah dalam bentuk magang, menghadirkan praktisi yang melibatkan mahasiswa, kegiatan kewirausahaan sosial, pertukaran mahasiswa, riset dan proyek kemanusiaan. Saya yakin, dengan keingingan dan semangat yang tinggih, MBKM berjalan sesuai harapan,” pungkas mantan Wakil Rektor Bidang Kerjasama UKIM itu. (LAM)

Comment