by

Program Vaksinasi Diharapkan Tidak Timbulkan Klaster Baru

beritakotaambon.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut, berharap, berbagai kegiatan vaksinasi massal yang digelar instansi pemerintah, tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19 akibat adanya kerumunan masyarakat yang mengantri.

Meskipun vaksinasi itu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan imun tubuh terhadap Covid-19, tapi apabila dilakukan tanpa menaati protokol kesehatan (prokes), bisa menimbulkan sesuatu yang merugikan.

“Vaksin yang sementara gencar dilakukan pemerintah, baik untuk masyarakat umum maupun pelajar, jangan sampai menimbulkan kerumunan yang berujung pada munculnya klaster baru Covid-19,” kata Sairdekut, Sabtu (4/9).

Seharusnya tata cara vaksinasi khusus pelajar, katanya, dibuat secara matang oleh Satgas Covid-19 Provinsi Maluku maupun kabupaten/kota sebagai penanggungjawab kegiatan itu. Sehingga proses vaksinasi massal itu dapat berlangsung secara teratur.

Baca juga: Puskesmas Namlea Keluarkan Jadwal Penyuntikan Vaksin

Misalnya, kata Sairdekut, kegiatan vaksinasi masal itu bisa dilakukan per zonasi atau kewilayahan, maupun dapat langsung dilakukan pada masing-masing sekolah.

“Intinya, untuk menghindari semuanya itu, tidak harus ada kerumunan saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar. Karena yang namanya anak-anak, jika pergi ke suatu tempat, pasti secara bergerombol yang berujung kerumunan. Ini harus menjadi perhatian Satgas Covid-19,” terang Sairdekut.

Sebagai legislatif, dia berkewajiban untuk mengingatkan pemerintah, khususnya Satgas Covis-19, untuk lebih berhati-hati.

“Jika muncul lagi klaster baru Covid-19, maka akan menyusahkan kita semua. Bukan hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat,” tutup Sairdekut.(RHM)

Baca juga: Kemenkumham Maluku Gencar Berantas Narkoba

Comment