by

Proyek Bendungan Waeapo Dikritik DPRD

Ambon, BKA- Proyek Bendungan Waeapo yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku di Kabupaten Buru, mendapat sorotan tajam Anggota Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Anos Yermias.

Pada rapat Komisi I bersama mitra diruang paripurna DPRD Maluku, Selasa (2/3), Anos mempertanyakan, kenapa mega proyek yang dikerjakan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 2 triliun lebih itu sampai disorot Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bahkan diinformasikan oleh sejumlah media, tim KPK turun langsung ke lokasi proyek itu, untuk melihat langsung sejauh mana perkembangan pekerjaan proyek itu.


“Kabarnya juga menjadi perhatian beberapa media, kalau proyek Waepo sudah menjadi sorotan pihak KPK. Itu sebabnya, pengawasan ini mutlak dan kita juga harus turun untuk melihat langsung,” tegas Anos, pada rapat tersebut.

Sebagai penanggung jawab pelaskana proyek itu, BWS harus siapkan semua data yang menyangkut dengan proyek tersebut. Sehingga pada proses pengawasan nanti, Komisi I DPRD Provinsi Maluku bisa tahu secara langsung, apa saja yang masih menjadi persoalan dalam pelaksanaan mega proyek Bendungan Waepo tersebut.

“Dulu, kita juga pernah datangi proyek itu. Tapi masalahnya sudah diselesaikan. Tapi hari ini, masih ada masalah asrama yang belum diselesaikan atau dibangun. Itu menjadi tanggung jawab pihak BWS. Yang pasti, pemerintah provinsi juga akan menyiapkan lahan, sehingga tidak ada lagi masalah yang muncul,” tuturnya.

Sorotan yang sama juga disampaikan Anos terhadap sejumlah proyek dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maluku, baik proyek reguler maupun proyek yang dibiayai PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Dia berharap semua proyek yang dikerjakan berjalan dengan baik. Terutama pelaksanaan proyek SMI, harus bisa dikerjakan dengan cermat. Jangan sampai lantaran waktu tiga bulan yang ditentukan, tapi hasil atau kualitas kerjanya tidak bagus.

“Maka sebagai Anggota DPRD dalam tugas pokok pengawasan, saya tidak ingin ada masalah dikemudian hari. Ini percakapan yang terekam, sehingga suatu waktu jika ada masalah, yang penting saya sudah sampaikan disini,” ingatnya.
(RHM)

Comment