by

Proyek Box Culvert BPJN Masalah di SBT

Ambon, BKA- Komisi III DPRD Provinsi Maluku menemukan sejmlah proyek milik Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku, yang bermasalah di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Sekretaris Komisi III DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifudin, mengungkapkan, temuan ini setelah Komisi III melakukan verifikasi surat masuk dari SBT.

Alhasil, ditemukan proyek pembangunan tiga Box Culvert atau gorong-gorong kotak, sebagai bagian drainase ataupun selokan jalan yang merupakan pengganti jembatan kayu di ruas jalan Masiwang menuju Air Nanang, bermasalah.

Proyek milik BPJN Wilayah IX Maluku yang menggunakan APBN 2020 itu, katanya, belum selesai dikerjakan hingga sekarang. Padahal sesuai dengan masa kontrak kerja yang ditentukan, seharusnya proyek itu sudah selesai dikerjakan.

“SBT itu ada dua pekerjaan BPJN yang belum selesai dikerjakan, yakni, jembatan Danama dan Arkay, termasuk tiga box Culvert. Lokasinya ada di ruas jalan Masiwang menuju Air Nanang,” ungkap Rovik, Rabu (28/4).

Memang proyek itu bukan proyek mangkrak. Tapi proyek yang belum selesai dikerjakan hingga batas waktu pekerjaan.

Untuk itu, katanya, dalam waktu dekat, Komisi III akan melakukan pemanggilan pihak BPJN untuk mempertanyakan, kenapa proyeknya belum juga selesai dikerjakan.

“Kita belum mengetahui persis, apa penyebab proyeknya belum bisa selesai dikerjakan. Namun yang kita dengar, salah satunya disebabkan oleh adanya refokusing anggaran dan banyak alasan lainnya. Ini yang nanti akan kita tanyakan, setelah pihak BPJN dipanggil untuk mendengar penjelasan resmi dari pihak terkait,” tandasnya.(RHM)

Comment