by

Proyek SMI di Buru Bermasalah

Ambon, BKA- Proyek pembangunan jalan Lapisan Penetrasi Makadan (Lapen) Provinsi Maluku, yang melintasi Desa Waelo, Kecamatan Waelata menuju Kecamatan Teluk Kaiely, di Kabupaten Buru, diduga bermasalah.

Proyek pekerjaan Lapen itu menggunakan sebagian anggaran pinjaman Pemerintah Provinsi Maluku dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar 700 miliar, melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, Hata Hehanussa, yang mendapat informasi itu, mengatakan, lewat agenda pengawasan yang dilakukan di Kabupaten Buru dan Buru Selatan, akan menerjunkan tim untuk melihat langsung kondisi fisik jalan tersebut.

“Saya kebetulan di Bursel. Hari ini (kemarin) kita rapat untuk melakukan pengawasan tahap II, nanti kita akan lakukan rapat evaluasi terhadap tim-tim yang ada di lapangan. Sehingga nanti akan menjadi temuan bagi komisi. Pasti sudah ada data juga, tapi kita harus pastikan, bahwa proyek jalan itu dari laporan masyarakatnya kapan dan tingkat kerusakannya seperti apa. Sehingga nantinya saya pastikan bagi rekan tim yang turun di Kaiely, untuk melihat langsung fisik jalannya,” ujar Hehanussa, Selasa (9/3).

Setelah tim turun kelokasi jalan itu, terangnya, nanti lewat rapat internal komisi akan dirumuskan kembali lewat hasil evaluasi dengan mitra. Selanjutnya baru akan disampaikan ke publik.

Informasi yang berhasil dihimpun, menyebutkan, bahwa proyek jalan Lapen yang menghubungkan Desa Waelo menuju Kecamatan Teluk Kaiely, ada dugaan dikerjakan menyalahi spesifikasi teknis (spek).

Bahkan proyek itu tidak memasang papan proyek, rambu jalan, dan menggunakan material agregat berlempung. Diduga juga proyek itu dikerjakan asal-asalan.(RHM)

Comment